Ditapis dengan |
Ditemukan 9897 dari pencarian Anda melalui kata kunci: author=ST # Debug Box/home/vendor_perpus/opacpolkesbaya/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:692 "Search Engine Debug 🔎 🪲" Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine" SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR " - ") AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ", ") AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) group by b.biblio_id order by b.last_update desc limit 10 offset 5100" ] Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%ST%" ] ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY of CARE PADA Ny. S GIIP10001 UK 34-35 MINGGU DEN…“Asuhan Kebidanan Continuity Of Care Pada Ny. S G1IP10001 UK 34-35 Minggu Dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Mulai Masa Hamil Sampai Dengan Pelayanan Kontrasepsi Di PMB ‘’L’’ Wilayah Bangkalan”
ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY of CARE PADA NY F G1P0A0 USIA KEHAMILAN 36-37 MIN…“Asuhan kebidanan Continuity of Care pada Ny F G1P0A0 Usia Kehamilan 36-37 Minggu Dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) Hingga Pelayanan Kontrasepsi di Polindes Padurungan Tanah Merah Bangkalan”
ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY “N” G4P3A0 UK 38-42 MINGGU DE…“Asuhan Kebidanan Continuity of Care Pada Ny “N” G4P3A0 UK 38-42 Minggu Dengan Resiko Sangat Tinggi Dari Masa Kehamilan Sampai Dengan Rencana Pemilihan Metode Kontrasepsi Di BPM “W” Karang Duwak-Arosbaya”
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA KEHAMILAN PERSALINAN, NIFAS, NEONATUS, DA…Kehamilan risiko tinggi merupakan kehamilan dengan adanya kondisi yang dapat menambah risiko terjadinya kelainan atau ancaman bahaya pada ibu dan janin. Beberapa faktor risiko yang menyebabkan seorang ibu hamil masuk dalam kategori resiko tinggi, diantara adalah faktor usia. Kehamilan usia >35 tahun memiliki risiko lebih besar terjadinya beberapa penyulit, misalnya, kelahiran prematur, berat ba…
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA KEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS, NEONATUS, D…Kehamilan risiko tinggi merupakan kehamilan dengan adanya kondisi yang dapat menambah risiko terjadinya kelainan atau ancaman bahaya pada ibu dan janin. Terdapat beberapa faktor risiko yang penyebabkan seorang ibu hamil termasuk dalam kategori resiko tinggi, diantara adalah faktor umur. Kehamilan di atas usia 35 tahun memiliki risiko lebih besar terjadinya beberapa beberapa penyulit, misalnya …
ASUHAN KEBIDANAN NY. “S” G 1 P 0000 DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK…Kekurangan energi kronik (KEK) merupakan, masalah yang terjadi pada masa kehamilan dimana tidak seimbangnya antara asupan dengan kebutuhan gizi yang disebabkan kurangnya konsumsi pangan sebagai sumber energi dalam waktu yang cukup lama atau hitungan tahun. Kondisi tersebut ditandai dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) < 23.5 cm. KEK pada masa kehamilan dapat memicu terjadinya anemia, persal…
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA MULTIGRAVIDA TRIMESTER III SAMPAI DENGAN …Pada masa kehamilan, persalinan, dan BBL, Nifas, Neonatus serta KB merupakan proses alamiah dimana kondisi normal dapat menjadi patologis karena pada masa kehamilan ibu multigravida seringkali mengabaikan untuk memeriksakan kehamilannya. Sehingga penting bagi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilannya agar dapat mengenali sejak dini adanya komplikasi pada kehamilan tersebut. Untuk itu d…
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA “Ny. M” GIIPIA0 USIA KEHAMILAN 31 MIN…Kehamilan merupakan proses alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita. Selama masa kehamilan ibu hamil membutuhkan konsumsi pangan sumber energi makro dan mikro. Jika kebutuhan asupan nutrisi tidak adekuat pada masa kehamilan bisa menimbulkan risiko kejadian ibu hamil dengan KEK atau Kekurangan Energi Kronis. KEK merupakan keadaan malnutrisi dimana status gizi seseorang buruk disebabkan kekur…
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA “NY. N” G1P0A0 USIA KEHAMILAN 35 MING…Dalam proses siklus hidup seorang perempuan tidak lepas dari fungsi reproduksi yaitu mulai dari menstruasi, masa hamil, bersalin, nifas dan pasca nifas dengan kebutuhan alat kontrasepsi. Kehamilan dan persalinan merupakan suatu proses yang fisiologis, namun kemungkinan dapat muncul hal yang patologis. Untuk itu dibutuhkan upaya pengawasan dan perawatan secara continuity of care dengan tujuan ag…
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA KEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS, NEONATUS, S…Kehamilan risiko tinggi adalah suatu kehamilan yang memiliki risiko lebih besar dari biasanya (baik bagi ibu maupun bayinya), akan terjadi penyakit atau kematian sebelum maupun sesudah persalinan. Yang termasuk dalam risiko tinggi yaitu 7 terlalu (terlalu muda, terlalu tua, terlalu lambat hamil setelah menikah ≥ 4 tahun, terlalu lama punya anak lagi, terlalu cepat punya anak lagi, terlalu ban…
|