Ditapis dengan |
Ditemukan 11 dari pencarian Anda melalui kata kunci: subject="KARBON MONOKSIDA" # Debug Box/home/vendor_perpus/opacpolkesbaya/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:692 "Search Engine Debug 🔎 🪲" Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine" SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR " - ") AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ", ") AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) group by b.biblio_id order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ] Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%KARBON MONOKSIDA%" ] Kadar karbon monoksida pada zona padat lalu lintas di kota Surabaya Tahun 2018Karbon monoksida (CO) merupakan salah satu gas di udara ambien yang bersifat toksik sehingga dapat berbahaya bagi kesehatan manusia yang berasal dari emisi sumber tidak bergerak dan emisi sumber bergerak seperi kendaraan bermotor. Sehingga perlu dilakukan pengukuran untuk mengetahui kadar polutan CO pada zona padat lalu lintas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengukuran terhadap…
Gambaran kadar HbCo dalam darah pada masyarakat dusun Demeling Gedangan Sidoa…Karbon monoksida (CO) merupakan salah satu polutan bahan toksik yang dihasilkan dari emisi sumber bergerak dan emisi sumber tidak bergerak. Gas CO yang terhirup akan masuk ke paru-paru lalu ke aliran darah, kemudian bersaing dengan oksigen untuk mengikat hemoglobin. Ikatan gas CO dengan Hemoglobin membentuk karboksi hemoglobin (HbCO) yang 200-300 kali lebih kuat dibandingkan ikatan oksigen deng…
Analisis kadar COHB dalam darah menggunakan metode Hinsberg-Lang dan metode s…
Hubungan kadar Karboksihemoglobin (COHb) dan Hemoglobin (Hb) pada perokok akt…
Perbandingan kadar karbon Monoksida (CO) dalam darah pada mahasiswa perokok e…
Pengaruh kadar pajanan gas karbon monoksida terhadap saturasi oksigen pada pe…
HUBUNGAN KADAR CO DI UDARA DENGAN KADAR HbCO, HEMOGLOBIN, DAN TEKANAN DARAH P…
Analisis Risiko Paparan Kadar Gas Karbon Monoksida (CO) pada Pekerja di Home …
Kadar karbon monoksida pada zona padat lalu lintas di kota Surabaya Tahun 2018Karbon monoksida (CO) merupakan salah satu gas di udara ambien yang bersifat toksik sehingga dapat berbahaya bagi kesehatan manusia yang berasal dari emisi sumber tidak bergerak dan emisi sumber bergerak seperi kendaraan bermotor. Sehingga perlu dilakukan pengukuran untuk mengetahui kadar polutan CO pada zona padat lalu lintas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengukuran terhadap…
Gambaran kadar HbCo dalam darah pada masyarakat dusun Demeling Gedangan Sidoa…Karbon monoksida (CO) merupakan salah satu polutan bahan toksik yang dihasilkan dari emisi sumber bergerak dan emisi sumber tidak bergerak. Gas CO yang terhirup akan masuk ke paru-paru lalu ke aliran darah, kemudian bersaing dengan oksigen untuk mengikat hemoglobin. Ikatan gas CO dengan Hemoglobin membentuk karboksi hemoglobin (HbCO) yang 200-300 kali lebih kuat dibandingkan ikatan oksigen deng…
|