KTI
Asuhan keperawatan penurunan curah jantung pada pasien sindrom koroner akut dengan terapi oksigenasi di RSUD Haji Surabaya
Sindrom Koroner Akut (SKA) merupakan kegawatdaruratan kardiovaskular yang dapat menyebabkan penurunan curah jantung akibat terganggunya perfusi miokard. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan penurunan curah jantung pada pasien SKA dengan penerapan terapi oksigenasi di RSUD Haji Surabaya. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pemberian asuhan keperawatan serta meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan pada pasien SKA. \\\\\\\\r\\\\\\\\nMetode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi pada dua pasien SKA. Instrumen penelitian menggunakan format asuhan keperawatan, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif. \\\\\\\\r\\\\\\\\nHasil pengkajian menunjukkan kedua pasien mengalami sesak napas, nyeri dada, penurunan saturasi oksigen, dan tanda penurunan curah jantung. Perencanaan keperawatan difokuskan pada pemantauan status hemodinamik, status respirasi, serta pemberian terapi oksigenasi. Implementasi dilakukan selama 3×24 jam dengan frekuensi tindakan tiga kali sehari melalui pemberian oksigen menggunakan nasal kanul 3–4 L/menit disertai pemantauan tanda vital dan saturasi oksigen. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan saturasi oksigen, berkurangnya sesak napas, perbaikan perfusi jaringan, serta status curah jantung berada dalam batas normal setelah intervensi diberikan. Kesimpulannya, terapi oksigenasi efektif dalam membantu memperbaiki status curah jantung dan kondisi hemodinamik pada pasien Sindrom Koroner Akut.\\\\\\\\r\\\\\\\\n\\\\\\\\r\\\\\\\\nKata Kunci : Sindrom Koroner Akut, Penurunan Curah Jantung, Terapi Oksigenasi, Asuhan Keperawatan.\\\\\\\\r\\\\\\\\nDaftar bacaan : 11 buku (2018–2023), 5 pedoman (2021–2025), 11 jurnal ilmiah (2021–2026), dan 2 laporan (2024–2025).
Tidak tersedia versi lain