Text
Hubungan Antara Sanitasi Lingkungan Dan Perilaku Santri Dengan Penyakit Scabies Di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya Tahun 2019
Penyakit Scabies merupakan penyakit kulit menular disebabkan tungau Sarcoptes scabiei sp, dapat ditularkan secara langsung melalui kontak fisik dengan penderita dan tidak langsung melalui tungau Sarcoptes scabiei sp yang menempel di permukaan benda. Berdasarkan data Klinik Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah selama tahun 2018 tercatat 48,43% santri menderita penyakit Scabies dari 2294 jumlah santri tingkat Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan sanitasi lingkungan dan perilaku santri dengan penyakit Scabies di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya.
Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan case control. Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling dari 57 santri sebagai kontrol dan 57 santri sebagai kasus. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara dengan lembar kuisioner dan lembar observasi lapangan lalu data dianalisis dengan uji chi-square.
Hasil dalam penelitian ini diperoleh sebagian besar sanitasi lingkungan Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya adalah baik sebesar 67,39% dan ada hubungan sanitasi lingkungan pondok dengan penyakit Scabies. Sementara sebagian besar perilaku santri di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya adalah baik sebesar 84,46% dan ada hubungan antara perilaku santri dengan penyakit Scabies.
Hal yang sebaiknya dilakukan pengurus klinik pondok pesantren bekerja sama dengan puskesmas terdekat untuk melakukan pengawasan terhadap kondisi lingkungan pondok dan dalam rangka meningkatkan pemahaman santri melalui penyuluhan mengenai PHBS dan Penyakit Scabies serta membuat peraturan dan pengawasan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat santri selama di pondok.
Tidak tersedia versi lain