Text
Perilaku Orang Tua Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Difteri (Studi Kasus Di Wilayah Kerja Puskesmas Tenggilis Tahun 2019)
Difteri merupakan penyakit infeksi akut yang mudah menular disebabkan oleh toksin dari bakteri Corynebacterium Diphtheriae yang sangat mematikan (virulent) dan termasuk penyakit yang dikenal sebagai silentkiller. Untuk itu perlu dilakukan upaya pencegahan terhadap penyakit difteri. Dimana pencegahan terhadap suatu penyakit dapat didukung dengan memiliki perilaku yang baik. Perilaku memiliki peran penting terhadap terwujudnya status kesehatan masyarakat, termasuk perilaku untuk mencegah terjadinya penyakit difteri. Dimana perilaku dibagi menjadi tiga domain yaitu pengetahuan, sikap dan tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku orang tua sebagai upaya pencegahan penyakit difteri.
Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Tenggilis. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan sampel sebanyak 97 responden. Pengumpulan data diperoleh dengan melakukan wawancara menggunakan kuisioner terhadap responden. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian tingkat pengetahuan ibu tentang difteri mayoritas baik yaitu sebanyak 53,6% dan 8,2% memiliki pengetahuan kurang. Sikap ibu tentang difteri pada kategori baik sebanyak 97,9%. Tindakan ibu tentang penyakit difteri pada kategori cukup sebanyak 90,7%. Hasil perilaku ibu sebagai upaya pencegahan penyakit difteri pada kategori baik sebanyak 75,3%.
Diharapkan puskesmas tetap memberikan edukasi kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan atau membagikan leaflet terus menerus agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang difteri dan upaya pencegahannya.
Tidak tersedia versi lain