Text
Hubungan Kondisi Fisik Rumah Dengan Kejadian ISPA (Studi Kasus Di Kelurahan Sukomulyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik Tahun 2019)
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit yang meliputi infeksi mulai dari rongga hidung sampai dengan epiglottis dan laring seperti demam, batuk, pilek, infeksi telinga, dan radang tenggorokan. Kondisi fisik rumah yang kurang sehat dapat menjadi salah satu faktor seseorang dapat terkena penyakit ISPA. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah kondisi fisik rumah memiliki pengaruh terhadap kejadian ISPA di Kelurahan Sukomlyo, Gresik.
Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode case control. Sampel di penelitian ini sebanyak 45 kasus dan 45 kontrol, penelitian ini diambil dengan metode simple random sampling. Analisis data dengan metode chi square untuk mengetahui variabel bebas dengan variabel terikat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara lantai,luas ventilasi dan pencahayaan dengan kejadian ISPA. Sedangkan dinding, pencahayaan, kelembaban, suhu dan kepadatan hunian tidak ada hubungan dengan kejadian ISPA
Kesimpulan dari peneliti ini yaitu ada hubungan antara lantai, luas ventilasi, pencahayaan dengan kejadian penyakit ISPA. Tidak ada hubungan antara dinding, kelembaban, suhu, kepadatan hunian dengan kejadian ISPA. Saran bagi puskemas untuk melakukan survei rumah sehat secara keseluruhan dan rutin serta perlunya pengadaan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyakit ISPA agar masyarakat mengetahui bagaimana cara mencegah penularan penyakit ISPA.
Tidak tersedia versi lain