Text
Penurunan Kadar Besi (Fe) Menggunakan Metode Oksidasi Dan Mix Media Filter Tahun 2019
Sumur gali di daerah Kavling Pepe Indah Blok A No.39, Desa Pepe, Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo memiliki kadar besi yang tinggi melebihi persyaratan baku mutu sebesar 4,52 mg/L. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas penurunan kadar besi (Fe) dalam pengolahan air bersih pada sumur gali menggunakan proses oksidasi dan Mix media filter. Kadar besi (Fe) yang tinggi dapat diatasi dengan metode oksidasi yaitu oksidasi klor dioksida. Secara teoritis, 1 mg/L klor dioksida mampu mengoksidasi 0,83 mg/L besi. Endapan tersebut akan disempurnakan melalui proses filtrasi menggunakan Mix media filter yang terdiri dari antrasit, manganese greensand, zeolit, pasir kuarsa, dan karbon aktif.
Jenis penelitian ini adalah Pra Eksperimen dengan desain one group pretest-postest design yang membandingkan antara variasi kadar klor dioksida menggunakan Mix media filter. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan One Way Anova.
Kadar awal besi (Fe) sebelum perlakuan diperoleh sebesar 3,67 ppm. Kadar besi (Fe) mengalami penurunan paling besar pada variasi dosis 20% dari hasil perhitungan stoikiometri dengan persentase penuruan kadar besi (Fe) yaitu 85,15%. Penurunan kadar besi (Fe) sebesar 3,125 dan berubah menjadi 0,545 ppm. Hasil analisis tersebut menunjukan bahwa hasil setelah perlakuan telah mengalami penurunan sesuai dengan standar baku mutu Permenkes No.32 Tahun 2017.
Disimpulkan kadar besi (Fe) mengalami penurunan dengan adanya kenaikan jumlah dosis dan penggunaan Mix media filter. Disarankan pemberian dosis sesuai dengan perhitungan (stoikiometri) dan menggunakan Mix medai filter. Memperhatikan kestabilan kecepatan pengadukan agar dapat terdispersi dengan baik dan waktu tinggal dalam pengendapan (sedimentasi) untuk mengendapkan flok tidak terlarut secara alami akibat pengaruh gravitasi.
Tidak tersedia versi lain