Text
Efektivitas Biofilter Sistem Anaerobik Dalam Menurunkan Parameter COD Dan Fosfat Limbah Cair Domestik Tahun 2019
Limbah cair domestik merupakan buangan air yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga, meliputi aktivitas mandi dan cuci (grey water) serta dari toilet (black water). Pada penelitian ini limbah cair domestik buatan hasil pemeriksaan laboratorium, untuk parameter COD sebesar 3028 mg/l dan fosfat sebesar 12,08 mg/l. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biofilter secara anaerobik dalam menurunkan parameter COD dan fosfat pada limbah cair domestik.
Jenis penelitian eksperimen dengan desain pre-post test design, yang membandingkan kualitas limbah cair domestik sebelum dan sesudah dilakukan pengolahan biofilter sistem anaerob. Analisis yang digunakan One Way Anova. Besar sampel tiap pengambilan sebanyak 12 sampel dengan rincian 1 sampel diambil sebelum pengolahan dan 3 sampel sesudah pengolahan pada hari ke 7, 14, 21 dengan volume 100 ml pada inlet dan outlet reaktor dilakukan pemeriksaan pH, suhu, COD, dan Fosfat. Pemeriksaan dilakukan dilaboratorium Manajemen Kualitas Lingkungan ITS Surabaya.
Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan efisiensi penurunan sebesar 39,79% untuk parameter COD dengan rincian sebelum pengolahan sebesar 2203 mg/L dan sesudah pengolahan sebesar 1348,06 mg/L. Sedangkan efisiensi penurunan fosfat sebesar 29,38% dengan rincian sebelum pengolahan sebesar 12,2867 mg/L dan sesudah pengolahan sebesar 8,6803 mg/L. Dengan adanya penurunan kandungan COD dan fosfat yang cukup efektif maka penggunaan biofilter sistem anaerobik cocok digunakan dalam upaya pengolahan limbah cair domestik.
Disarankan kepada peneliti lain, dalam membuat limbah cair domestik buatan seharusnya disesuaikan dengan limbah cair domestik yang ada menurut pemeriksaan parameter COD dan fosfat. Sedangkan untuk masyarakat dihimbau dalam melakukan pengendalian pengolahan limbah cair domestik supaya terhindar dari pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan.
Tidak tersedia versi lain