Text
Kualitas Udara Ruangan Di Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya Tahun 2019
Masjid Agung Sunan Ampel merupakan salah satu tempat umum termasuk fasilitasnya yang digunakan untuk melakukan ibadah keagamaan umat Islam. Kegiatan di dalam masjid bisa menyebabkan penularan penyakit, pencemaran lingkungan atau gangguan kesehatan yang lainnya apabila lingkungannya tidak bersih dan tidak memenuhi persyaratan sanitasi.Oleh karena itu, kebersihan masjid harus selalu diperhatikan agar tidak menjadikan penularan berbagai penyakit melalui udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Udara Ruangan Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya tahun 2019.
Penelitian ini bersifat deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap petugas dan pengukuran lingkungan fisik. Terdiri dari suhu, kelembaban, pencahayaan, dan kecepatan angin. Penelitian dilakukan pada ruang Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi ruang masjid agung sunan ampel surabaya pada saat kondisi sepi pengunjung rata-rata suhu 27oC dan kelembaban 58% termasuk kategori memenuhi syarat, pencahayaan 354 Lux termasuk kategori memenuhi syarat, kecepatan angin 0,2 m/s termasuk kategori tidak memenuhi syarat, angka kuman 248 CFU/m3 termasuk kategori memenuhi syarat. Sedangkan pada saat kondisi ramai pengunjung rata-rata suhu 28oC dan kelembaban 64% termasuk kategori tidak memenuhi syarat, pencahayaan 361 Lux termasuk kategori memenuhi syarat, kecepatan angin 0,3 m/s termasuk kategori tidak memenuhi syarat, angka kuman 594 CFU/m3 termasuk kategori memenuhi syarat.
Disimpulkan Angka Kuman pada Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya pada saat kondisi sepi maupun ramai tidak melebihi standart Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1405/Menkes/SK/XI/2002 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran dan Industri sehingga dapat dikatakan memenuhi syarat. Disarankan agar masjid selalu dibersihkan secara terus-menerus.
Tidak tersedia versi lain