Text
Pengaruh Kebisingan, Umur, Masa Kerja, Dan Pemakaian APT Terhadap Ambang Pendengaran Pekerja (Studi Di Bagian Produksi PT. Dok Dan Perkapalan Surabaya (Persero) Tahun 2019)
PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) atau DPS merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang galangan kapal dan merupakan hasil nasionalisasi dari Belanda. PT. DPS dalam proses operasionalnya memerlukan mesin yang menimbulkan kebisingan saat proses produksi.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebisingan, umur, masa kerja, dan pemakaian APT terhadap ambang pendengaran pekerja di bagian produksi PT. DPS.
Desain penelitian ini merupakan penelitian observasional. Dan menurut tempatnya, merupakan penelitian lapangan. Serta menurut waktunya merupakan penelitian cross sectional. Sampel sebanyak 55 orang dipilih secara random. Selanjutnya data dikumpulkan melalui kegiatan wawancara, observasi, dan pengukuran. Data dianalisis menggunakan aplikasi SPSS 20 dengan uji Exact Fisher. Dengan kriteria pengujian H0 diterima bila p > 0.05 dan H0 ditolak bila p ≤ 0.05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ambang pendengaran pekerja bagian produksi PT. DPS sebagian besar tidak normal sebanyak 71.4%. Kebisingan tempat kerja yang memenuhi syarat hanya 40.5%dan sisanya tidak mamanuhi syarat. Sebagian besar pekerja di bagian produksi PT. DPS tahun 2019 berumur > 40 tahun sebanyak 92.9% dan sisanya berumur ≤ 40 tahun. Masa kerja pekerja di bagian produksi PT. DPS tahun 2019 sebagian besar memiliki masa kerja > 10 tahun sebanyak 97.6%. Pekerja di bagian produksi PT. DPS tahun 2019 yang tidak memakai APT sebanyak 69% dan sisanya tidak memakai APT. Ambang pendengaran pekerja dipengaruhi oleh kebisingan (p=0.041) dan penggunaan APT (p=0.03). dan ambang pendengaran pekerja tidak dipengaruhi oleh umur (p = 0.192) dan masa kerja (p = 0.286).
Disarankan bagi perusahaan untuk melakukan pengendalian teknis, menerapkan sistem shift kerja apabila sistem rotasi kerja tidak dapat diterapkan dengan optimal, memberikan pelatihan tentang alat pelindung telinga, serta memberikan pengawasan dan kebijakan yang ketat pada pekerja yang tidak menggunakan APT di tempat kerja yang bising.
Tidak tersedia versi lain