Text
Kondisi lingkungan fisik tempat keberadaan larva Edes Aegypti dengan angka kejadian penyakit DBD (Studi di Dusun Pojok- II Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun Tahun 2018)
Penyakit demam berdarah dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh
Virus Dengue .Data Dinas Kesehatan Provinsi Jatim menyebutkan Januari 2015 terjadi kenaikan kasus DBD yaitu mencapai 21.266 orang, sehingga Jawa Timur ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Kasus DBD di kabupaten Madiun, tahun 2016 meningkat 301 kasus dan 5 Orang meninggal. Dari jumlah kasus DBD di kabupaten Madiun Dusun Pojok – II Desa Mungut termasuk desa dengan kasus DBD tertinggi di bandingkan lainnya. Penelitian ini bertujuan Mengetahui gambaran kondisi lingkungan fisik (suhu air, suhu udara, kelembapan dan pH) tempat keberadaan larva Aedes aegypti di Dusun Pojok - II Kelurahan Munggut Kec. Wungu Kabupaten Madiun dengan angka kejadian DBD.
Desain penelitian ini adalah diskriptip , observasional bertempat di Dusun Pojok II Desa Munggut Kec. Wungu Kabupaten Madiun pada bulan Desember - Mei 2018. Populasi penelitian adalah rumah di Dusun Pojok – II sejumlah 293 rumah.. Proses sampling di lakukan dengan metode simple random sampling dengan sampel 74 rumah. Proses pengambilan data dengan kuisioner wawancara dan pengukuran kondisi lingkungan fisik (suhu, kelembapan dan pH) dengan alat termometer, Hygrometer dan pH meter.
Hasil penelitian didapatkan Angka Bebas Jentik di Dusun Pojok – II sebesar 67,5 % . Hasil pengukuran kondisi lingkungan fisik terdapat 69 % container dengan suhu air mendukung pertumbuhan larva Aedes Aegypti, suhu udara 83 % mendukung pertumbuhan larva Aedes Aegypti, kelembapan terdapat 65,1 % mendukung pertumbuhan larva Aedes aegypti dan pH air yang mendukung pertumbuhan sebanyak 97,6 %.
Di sarankan memberikan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) kepada masyarakat mengenai penyakit DBD, cara pencegahan dan pengobatannya dengan TOT (Training of Trainer) dan PSN.
Tidak tersedia versi lain