Text
Faktor pengelolaan limbah medis di Puskesmas Tamberu Barat Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang Tahun 2018
Sampah/limbah medis adalah sampah yang berasal dari kegiatan pelayanan medis. Sampah/limbah medis dianggap sebagai mata rantai penyebaran penyakit menular. Sampah/limbah bisa menjadi tempat tertimbunnya organisme penyakit dan menjadi sarang serangga juga tikus. Limbah medis jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan dampak terhadap kesehatan pasien dan kelurga pasien seperti terjadinya infeksi nosokomial, kecelakaan kerja tertusuk jarum.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi pengelolaan limbah medis di puskesmas Tamberu Barat meliputi karakteristik tenaga kesehatan dan tenaga kebersihan, pengetahuan, sikap, dan tindakan.
Berdasarkan analisisnya penelitan ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sedangkan ditinjau dari waktunya penelitian ini menguunakan metode pendekatan dengan menggunakan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan obsevasi dan wawancara dengan menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 27 responden yang terdiri dari tenaga kesehatan yang melayani di bagian Poli, UGD, Rawat inap, laboratorium dan tenaga kebersihan. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukan tingkat Pendidikan tenaga medis dan paramedis di Puskesmas Tamberu Barat sebagian besar sudah berpendidikan diploma dan bermasakerja diatas 5 tahun. Sedangkan Tingkat pengetahuan dan sikapnya sudah baik, tetapi untuk tindakannya masih ada 18 % ( 5 orang ) yang masih dikategorikan kurang.
Berdasarkan hasil ini diharapkan pihak Puskesmas Tamberu Barat memberikan penyuluhan, dan pengawasan terhadap tenaga medis dan paramedis dalam hal pengelolaan limbah medis dan meningkatkan pengadaan fasilitas fasilitas yang diperlukan dalm pengelolaan limbah medis, sehingga pengelolaan limbah medis di Puskesmas Tamberu Barat akan menjadi Baik.
Tidak tersedia versi lain