Text
Pengaruh postur kerja terhadap keluhan Muskuloskeletal (Studi pada tenaga kerja bagian Hull Construction di PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) Tahun 2018
Pekerjaan yang memaksa tenaga kerja dalam postur kerja yang tidak tepat dapat menyebabkan gangguan muskuloskeletal dan memberikan tambahan beban kerja. Terdapat banyak faktor yang dapat menyebabkan gangguan muskuloskeletal salah satunya adalah postur janggal. Postur janggal adalah salah satu faktor yang berpotensi menyebabkan gangguan muskuloskeletal muskuloskeletal pada tenaga kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh postur kerja terhadap keluhan muskuloskeletal pada tenaga kerja bagian Hull Construction di PT. Dok dan Perkapalan (Persero) Surabaya.
Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional studi. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan observasi pekerjaan tenaga kerja, wawancara tenaga kerja terhadap keluhan muskuloskelatal menggunakan kuisioner Nordic Body Maps (NBM) dan penilaian postur kerja menggunakan metode Ovako Working Analysis System (OWAS). Jumlah sampel sebanyak 50 orang bagian Hull Construction dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis univariat dan bivariat dengan uji statistik yaitu Chi Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar 88% tenaga kerja berumur lebih dari 35 tahun, 88% memiliki masa kerja > 5 tahun, 60% termasuk perokok sedang, 58% memiliki postur kerja dengan kategori sedang dan 66% mengalami keluhan muskuloskeletal dengan kategori sedang. Adanya pengaruh signifikan antara postur kerja (p = 0,00), umur (p = 0,00), masa kerja (p = 0,00) terhadap keluhan muskuloskeletal. Tidak ada pengaruh kebiasaan merokok (p = 1,00), terhadap keluhan muskuloskeletal.
Perusahaan dapat melakukan istirahat pendek (5-10 menit), menyediakan back support, rotasi kerja, dan pemeriksaan medis terkait keadaan otot dan tulang guna meminimalisir keluhan muskuloskeletal. Tenaga kerja disarankan untuk mengikuti pelatihan mengenai ergonomi khususnya gangguan muskuloskeletal dan melakukan peregangan sebelum melakukan aktivitas kerja.
Tidak tersedia versi lain