Text
Penurunan kadar Fe dengan membran keramik pada air sumur (Studi kasus pada wilayah kerja Puskesmas Putat Jaya Tahun 2018)
Air merupakan unsur kehidupan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan manusia, kebutuhan akan air meningkat. Sekarang ini banyak sumber air bersih yang tercemar, salah satu dampak yang menyebabkan pencemaran yaitu terdapatnya kandungan Fe pada air. Fe merupakan kontaminan sekunder yang menjadi permasalahan dalam penyediaan air bersih terutama air tanah. Kandungan Fe yang melebihi baku mutu harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk air bersih. Penelitian ini bertujuan menganalisis penurunan kadar Fe sebelum dan sesudah dilakukan filtrasi menggunakan media membran keramik dengan ketebalan 5 cm dan 7 cm pada air sumur.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen atau percobaan, dengan menggunakan desain penelitian True Experiment dengan bentuk One Group Pretest-Posttest. Obyek penelitian ini yaitu air sumur yang mengandung kadar Fe dengan jumlah sampel penelitian sebesar 32 sampel. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara analitik menggunakan uji Paired-Sample T Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media filter membran keramik ketebalan 5 cm dan 7 cm mampu menurunkan rata-rata kadar Fe sebesar 8,11 mg/l menjadi 5,9 mg/l dan 3,6 mg/l. Hasil uji statistik menggunakan uji Paired T-Test diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan kadar Fe sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan media filter membran keramik dengan variasi ketebalan 5 cm dan 7 cm.
Kesimpulan penelitian ini adalah membran keramik ketebalan 7 cm memiliki selisih penurunan paling besar dalam menurunkan kadar Fe pada air sumur. Disarankan untuk meningkatkan kreatifitas dalam menerapkan teknologi tepat guna dalam metode filtrasi.
Tidak tersedia versi lain