Text
Faktor - faktor yang berhubungan terhadap kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) (Studi pada Puskesmas Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya Tahun 2018)
Sanitasi tempat umum merupakan problem kesehatan yang cukup mendesak, hal ini karena tempat umum merupakan tempat bertemunya segala macam masyarakat dengan segala penyakit yang dipunyai oleh masyarakat tersebut, demikian juga dengan puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku terhadap kejadian ISPA pada penderita di Puskesmas Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya.
Penelitian ini berdasarkan sifatnya termasuk pada penelitian analitik observasional dengan pendekatan case control. Populasi dan sampel penelitian ini adalah penderita di Puskesmas Wiyung dengan jumlah sampel sebesar 38 penderita dan 38 kontrol. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengukuran dan kuesioner. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan uji statistik yaitu uji chi square.
Hasil penelitian pada faktor lingkungan menunjukkan ventilasi, pencahayaan, suhu udara, kelembaban ruangan dan kepadatan ruang ada hubungan dengan kejadian ISPA karena nilai p kurang dari α (0,05), sedangkan untuk faktor perilaku didapatkan hasil pengetahuan, sikap, dan tindakan ada hubungan dengan kejadian ISPA karena nilai p kurang dari α (0,05).
Untuk itu disarankan bagi penderita ISPA tetap menjaga kebersihan lingkungan kamar, serta menjaga kebersihan diluar kamar agar terhindar dari penyakit menular, sedangkan bagi Puskesmas agar mengoptimalkan peran tenaga kesehatan lingkungan sebagai edukator dalam memberikan informasi tentang faktor lingkungan dan faktor perilaku terhadap kejadian ISPA.
Tidak tersedia versi lain