Text
Kadar karbon monoksida pada zona padat lalu lintas di kota Surabaya Tahun 2018
Karbon monoksida (CO) merupakan salah satu gas di udara ambien yang bersifat toksik sehingga dapat berbahaya bagi kesehatan manusia yang berasal dari emisi sumber tidak bergerak dan emisi sumber bergerak seperi kendaraan bermotor. Sehingga perlu dilakukan pengukuran untuk mengetahui kadar polutan CO pada zona padat lalu lintas.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengukuran terhadap jumlah kendaraan, konsentrasi kadar CO dengan menggunakan alat spectrofotometer dan faktor fisik lingkungan yang dilakukan pada 3 titik zona padat lalu lintas di kota Surabaya. Hasil penelitian yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan tabulasi secara deskriptif dalam bentuk tabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga lokasi pengukuran tersebut masuk kedalam klasifikasi padat lalu lintas dengan jumlah kendaraan >4000 kend/jam yaitu LHR tertinggi di Jalan Ahmad Yani yaitu sebesar 8225 kend/jam dengan konsentrasi kadar CO tertinggi juga sebesar 28.563 µg/Nm3. Kadar CO dari ketiga titik lokasi pengukuran tidak memenuhi syarat. Tinggi rendahnya kadar CO tersebut tidak hanya disebabkan oleh adanya kendaraan bermotor tetapi juga karena adanya faktor fisik seperti suhu, kelembaban, arah angin dan kecepatan angin maupun faktor lain diluar faktor yang diteliti seperti asap pembuangan industri, asap pembakaran sampah, asap rokok dll. Untuk mengurangi kadar CO di udara ambien baik yang berasal dari kendaraan bermotor maupun dari faktor lain, dibutuhkan turun tangan langsung oleh pemerintah dan masyarakat yang sadar akan pentingnya kesehatan diri dan lingkungannya yaitu dengan memeriksakan diri secara berkala dan mengurangi kegiatan yang dapat mempertinggi kadar CO di udara ambien.
Tidak tersedia versi lain