Text
Penambahan jenis stater dalam meningkatkan kualitas kompos dari enceng kondok (Eichornia Crassipes Solm) Tahun 2017
Eceng gondok (Eichornia crassipes Solms) adalah salah satu tanaman hijau yang menjadi gulma di perairan, oleh karena itu akan digunakan sebagai bahan dalam pembuatan kompos. Untuk mempercepat pembuatan kompos diperlukan penambahan starter. Starter yang digunakan berasal dari darah sapi, rumen sapi dan bonggol pisang karena keberadaanya merupakan sampah yang kurang dimanfaatkan bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan jenis starter dalam meningkatkan kualitas kompos dari eceng gondok (Eichornia crassipes Solms).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rancangan After Only Design dengan 6 kali pengulangan. Perlakuan penelitian ini ada 4 variasi yaitu pengomposan eceng gondok (Eichornia crassipes Solms) tanpa penambahan starter (K) dan pengomposan eceng gondok (Eichornia crassipes Solms) dengan darah sapi (P1), eceng gondok (Eichornia crassipes Solms) dengan rumen sapi (P2) dan eceng gondok (Eichornia crassipes Solms) dengan bonggol pisang (P3). Analisis hasil yang diteliti menggunakan uji statistik paired sample t-tes dan one way annova.
Berdasarkan parameter fisik, kompos yang dihasilkan oleh perlakuan K menunjukkan warna coklat, tidak berbau dan bertekstur menggumpal sedangkan kompos P1, P2, dan P3 menunjukkan warna hitam, berbau tanah dan bertekstur remah. Berdasarkan parameter kimia, kompos yang dihasilkan dari keempat perlakuan K, P1, P2 dan P3 menunjukkan kandungan Nitrogen sebesar 1,22% ; 2,31% ; 4,20% ; 3,06% dan C/N rasio sebesar sebesar 7,53 ; 9,19 ; 16,70 ; 10,47.
Dari keempat perlakuan, kompos dengan penambahan starter rumen sapi memiliki waktu tercepat dalam proses degradasi yaitu 20 hari dengan menghasilkan kualitas kompos yang bagus bila dilihat dari parameter fisik maupun kimia, oleh karena itu diperlukan pengaplikasian ke tanaman untuk mengetahui perbedaan secara signifikannya.
Tidak tersedia versi lain