Text
Hubungan perilaku dengan kualitas komponen rumah penderita penyakit infeksi saluran pernafasan akut (Ispa) Tahun 2017
Perilaku yang kurang baik dalam menjaga kualitas komponen rumah dapat menjadi faktor risiko penularan penyakit berbasis lingkungan, salah satunya adalah penyakit ISPA. Kuman ISPA dapat ditularkan melalui batuk maupun bersin dengan cara memanfaatkan udara sebagai media penularan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku dengan kualitas komponen rumah penderita penyakit ISPA.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan pengukuran. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 rumah penderita penyakit ISPA. Variabel dalam penelitian ini yaitu pengetahuan, sikap, tindakan, luas ventilasi, pencahayaan, kelembaban, suhu, kepadatan penghuni kamar tidur, dan kebersihan rumah. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik uji Chi Square dengan menggunakan SPSS versi 20.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan (p= 0,005), sikap (p= 0,032), tindakan (p= 0,002), perilaku (p= 0,002) dengan kualitas komponen rumah penderita penyakit ISPA.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, tindakan, dan perilaku dengan kualitas komponen rumah penderita penyakit ISPA. Pencegahan penularan penyakit ISPA dapat dilakukan dengan meningkatkan perilaku penderita dan anggota keluarga untuk menciptakan kondisi rumah yang sehat.
Tidak tersedia versi lain