Text
Perbedaan jumlah angka kuman pada piring dan sendok sebelum dan sesudah dicuci dengan ekstrak daun jambu biji (Psidium Guajava Linn) Tahun 2017
Pencucian alat makan yang kurang tepat dapat menyebabkan mikroorganisme berkembangbiak dan mengkontaminasi makanan yang diletakkan diatasnya. Upaya pencegahannya yakni dengan dicuci menggunakan deterjen. Namun, cara ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Penggunaan bahan alami (daun jambu biji) dapat mengurangi jumlah angka kuman dan pencemaran lingkungan. Daun jambu biji memiliki kandungan kimia tanin (3,01%) dan flavonoid (1,32%) yang bersifat antibakteri.
Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui adanya perbedaan jumlah angka kuman pada piring dan sendok sebelum dan sesudah dicuci dengan ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava Linn).
Hasil uji statistik Paired t test menunjukkan adanya perbedaan jumlah angka kuman pada piring dan sendok yang signifikan sebelum dan sesudah dicuci dengan daun jambu biji (p < 0,05). Uji lanjut Oneway Anova menunjukkan keempat perlakuan ada perbedaan jumlah angka kuman. Kelompok konsentrasi 30% memiliki perbedaan jumlah angka kuman yang paling signifikan walaupun belum memenuhi syarat (p < 0.05).
Oleh sebab itu, perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas konsentrasi ekstrak daun jambu biji dalam menurunkan jumlah angka kuman agar sesuai dengan persyaratan Permenkes nomor 1096 tahun 2011 tentang Higiene Sanitasi Jasa Boga bahwa angka kuman pada peralatan makan tidak lebih dari 0 (nol) koloni/cm2.
Tidak tersedia versi lain