Text
Prevelansi penyakit kecacingan siswa SDNBulak Banteng II Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya Tahun 2017
Penyakit kecacingan adalah penyakit rakyat umum yang tersebar dan menjangkiti manusia. Berdasarkan survey pendahuluan ditemukan lingkungan pemukiman di daerah Bulak Banteng terlihat kumuh, kepadatan penduduk tinggi, dan terdapat 30% anak kecil yang bermain tidak menggunakan alas kaki. Tujuan penelitian ini adalah menghitung besar prevalensi penyakit kecacingan dan faktor-faktor yang terkait.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan sampel sebesar 204 siswa (kelas I – VI) secara proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan tinja, wawancara, dan observasi.
Dari hasil pemeriksaan tinja ditemukan prevalensi penyakit kecacingan di SDN Bulak Banteng II sebesar 12,3% (25 siswa). Jenis cacing yang menginfeksi yaitu Ascaris lumbricoides (40%), Hookworm (20%), Enterobius vermicularis (20%), dan Trichuris trichura (12%) serta Strongyloides stecoralis (8%). Hygiene personal kurang baik pada siswa yang positif penyakit kecacingan sebesar 62,5% lebih besar dibanding siswa yang hygiene personal baik hanya sebesar 10,2%.
Hygiene personal menjadi faktor berkontribusi besar terhadap terjadinya penyakit kecacingan. Sebaiknya perlu ditingkatkan hygiene personal siswa, terutama kebiasaan mencuci tangan, cara cuci tangan dengan benar dan minghindari kebiasaan menghisap jari siswa SDN Bulak Banteng II, melalui penyuluhan tentang cuci tangan pakai sabun (CTPS) yang meliputi cara cuci tangan dan waktu cuci tangan, sehingga dapat mencegah terinfeksi penyakit kecacingan, serta menghindari kebiasaan menghisap jari.
Tidak tersedia versi lain