Text
Penerapan pelayanan kesehatan dan keselamatan kerja pada perawat IGD rumah sakit umum dr. Wahudin Sudiro Husodo Mojokerto Tahun 2017
Rumah Sakit merupakan unit pelayanan kesehatan bagi masyarakat, memiliki potensi bahaya seperti yang disebabkan oleh faktor fisik, kimia, biologis, ergonomi dan psikososial sehingga rumah sakit dituntut melaksanakan upaya K3 secara terintegrasi dan risiko PAK dan KAK dapat dihindari. Berdasarkan survei pendahuluan RSUD Dr.Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto satu tahun terakhir terjadi 1 (satu) kecelakaan akibat kerja pada IGD yaitu kejadian tertusuk jarum suntik pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan pelayanan kesehatan dan keselamatan kerja di IGD.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan besar sampel sebanyak 18 orang perawat IGD. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi.
Hasil penelitian menunjukkan penerapan pelayanan kesehatan kerja sebesar 30% sudah memenuhi syarat, cukup memenuhi syarat sebesar 40% yaitu variabel pemeriksaan kesehatan berkala, pengobatan dan perawatan bagi penderita yang sakit, pemantauan lingkungan kerja serta ergonomi dan evaluasi pencatatan pelaporan kepada Direktur rumah sakit. Kurang memenuhi syarat sebesar 30% yaitu variabel pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja, pemeriksaan kesehatan khusus dan kegitan surveilans. Sedangkan untuk penerapan pelayanan keselamatan kerja sebesar 80% sudah memenuhi syarat, cukup memenuhi syarat sebesar 10% yaitu variabel evaluasi pencatatan serta pelaporan kepada Direktur Rumah Sakit dan 10% kurang memenuhi syarat yaitu variabel penyesuaian terhadap peralatan kerja rumah sakit.
Kesimpulan penerapan pelayanan kesehatan kerja sebesar 30% telah memenuhi syarat sedangkan penerapan pelayanan keselamatan kerja sebesar 80% telah memenuhi syarat. Disarankan untuk meningkatkan penerapan pelayanan kesehatan maupun keselamatan kerja seperti pelaporan dan pencatatan kejadian kesehatan dan kecelakaan kerja.
Tidak tersedia versi lain