Text
PEMBUATAN BIOGAS SAMPAH ORGANIK PASAR SAYUR MAGETAN DENGAN MENGGUNAKAN ISOLAT BAKTERI DAN FUNGI KOTORAN SAPI.
Okke Berliana Permatasari
PEMBUATAN BIOGAS SAMPAH ORGANIK SAYUR MAGETAN
DENGAN MENGGUNAKAN ISOLAT BAKTERI DAN FUNGI
KOTORAN SAPI
x + 95 halaman + 15 tabel + 3 bagan + 6 lampiran
Penelitian ini mengkaji tentang sampah sayur yang dimanfaatkan
sebagai bahan pembuatan biogas dengan penambahan isolat bakteri dan fungi
kotoran sapi. Pada penelitian ini untuk mengetahui suhu pada biogas, volume
dalam biogas, dan lama nyala api pada biogas.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pra eksperimen dan
desain penelitian one-shoot case study. Penilitian ini menggunakan tiga perlakuan
dengan pengulangan tiga kali, dan kontrol tiga kali. Bentuk pelaksanaannya
adalah pembuatan media untuk isolat bakteri dan fungi kotoran sapi seperti
larutan garam fisiologis; media NA (Nutrient Agar) agar dan cair untuk bakteri;
media PDA (Potato Dextrose Agar) agar dan cair untuk fungi; pembuatan
mikroorganisme lokal; dan pembuatan alat digester sederhana. Formula yang
digunakan yaitu sampah sayur ± 12 kg, larutan isolat bakteri 10 ml, larutan isolat
fungi 20 ml, larutan isolat bakteri dan fungi 30 ml.
Dari hasil penelitian selama 21 hari diketahui bahwa suhu yang paling
panas yaitu 35,6oC dari larutan NA pada minggu pertama. Volume biogas yang
paling banyak yaitu 1.354 ml dari larutan NA + PDA pada minggu kedua. Ratarata volume biogas paling tinggi yaitu 976 ml pada larutan NA + PDA. Pada
produktivitas volume biogas yaitu 139,42 pada larutan NA + PDA. Waktu uji
nyala yang paling lama yaitu 55 detik dari larutan NA + PDA pada minggu
pertama.
Dari kesimpulan yang didapat dari penelitian ini bahwa diketahui hasil
C/N aal dari laboratorium belum tentu akurat. Maka pada hasil suhu pada larutan
PDA dari replikasi pertama lebih tinggi. Pada hasil keseluruhan volume biogas
pada larutan NA + PDA dari kontrol lebih banyak. Kemudian, pada waktu uji
nyala api pada larutan NA + PDA dari kontrol yang paling lama.
Daftar Bacaan : 33 (2008-2019)
Kata Kunci : Sampah sayur, isolat bakteri dan fungi, Mikroorganisme lokal
Tidak tersedia versi lain