Text
Pengaruh variasi waktu kontak arang tempurung kelapa dan enceng gondok terhadap penurunan kadar Biological Oxygen Demand (BOD) pada limbah cari industri Penyamakan kulit
Kementrian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Sanitasi Program Studi Diploma III
Jurusan Kesehatan Lingkungan Kampus Magetan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2020
Aliva Sukma Wijayanti
PENGARUH VARIASI WAKTU KONTAK ARANG TEMPURUNG
KELAPA DAN ECENG GONDOK TERHADAP PENURUNAN
KADAR Biological Oxygen Demand (BOD) PADA LIMBAH CAIR
INDUSTRI PENYAMAK KULIT.
x + 57 Halaman + 13 Tabel + 2 Lampiran
Hasil analisis BOD limbah cair terlihat BOD tanpa Instalasi Pengolahan Air
Limbah (IPAL) sebesar 1200,1 mg/l dan BOD dengan Instalasi Pengolahan Air
Limbah (IPAL) sebesar 128 mg/l. Upaya pemanfaatan tempurung kelapa menjadi
arang tempurung kelapa sebagai bahan baku pembuatan arang aktif sangat efektif.
Selain merugikan karena cepat menutupi permukaan air, eceng gondok ternyata
juga bermanfaat karena mampu menyerap zat organik, anorganik serta logam
berat lain yang merupakan bahan pencemar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan variasi waktu kontak
sebelum dan sesudah melalui perlakuan dengan arang tempurung kelapa dan
eceng gondok. Metode penelitian dengan menggunakan uji One Way Anova
dengan jenis penelitian pra-eksperimen dengan rancangan pretest – posttest group
design yaitu dengan variasi waktu kontak 24 jam, 48 jam, 72 jam dengan media
limbah kulit sebanyak 10L, arang tempurung kelapa sebanyak 100 gram, dan
eceng gondok sebanyak 10 tanaman.
Kadar Biological Oxygen Demand (BOD) sebelum rata-rata sebesar
250mg/L dan sesudah perlakuan 24 jam rata-rata sebesar 65 mg/L, perlakuan 48
jam rata-rata sebesar 84 mg/L, dan perlakuan 72 jam rata-rata sebesar 105 mg/L.
Hasil uji statistik dengan One Way Anova ada hubungan antara penurunan
Biological Oxygen Demand (BOD) dengan Arang Tempurung Kelapa dan Eceng
Gondok dalam limbah kulit.
Dapat disimpulkan bahwa dari semua perlakuan mengalami penurunan,
namun tidak bermakna. Hasil waktu kontak semakin lama perlakuan penurunan
kadar BOD semakin besar. Sesuai dengan uji statistik dapat disimpulkan bahwa
ada perbedaan waktu kontak arang tempurung kelapa dan eceng gondok terhadap
penurunan kadar Biological Oxygen Demand (BOD) dalam air limbah kulit. Perlu
adanya kajian lebih dalam menentukan kejenuhan arang tempurung kelapa.
Kata Kunci : Limbah Kulit BOD, Arang Tempurung Kelapa, Eceng Gondok,
Variasi Waktu
Referensi : 1999 – 2018
Tidak tersedia versi lain