Text
Pengaruh intensitas kebisingan terhadap kelelahan kerja pada pekerja di area PA Compressor (Running2) di PT.Trans Pasific Petrochemichal Indotama ( TPPI) Tuban tahun 2019
ABSTRAK
Kementrian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2019
Diska Tamara Amalia
PENGARUH INTENSITAS KEBISINGAN TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA
PEKERJA DI AREA PA COMPRESSOR (RUNNING 2) DI PT TRANS PASIFIC
PETROCHEMICAL INDOTAMA (TPPI) TUBAN TAHUN 2019
Menurut KEPMENAKER No.Kep-51 MEN/1999 di tempat kerja adalah intensitas suara
tertinggi yang nilai rata-rata, yang masih dapat diterima tenaga kerja tanpa mengakibatkan
hilangnya daya dengar yang menetap untuk waktu kerja terus menerus tidak lebih dari 8 jam
sehari dan 40 jam seminggu. Pelaksanaan waktu paparan bagi intensitas di atas NAB Untuk
intensitas kebisingan yang melebihi NABnya telah ada standarnya waktu paparan yang
diperkenankan sehingga masalahnya adalah pelaksanaan dari pengaturan waktu kerja sehingga
memenuhi ketentuan tersebut. Efek Kebisingan Efek Kebisingan berpengaruh negatif antara lain
sebagai berikut : Gangguan komunikasi, gangguan paling serius karena dapat menyebabkan
ketulian. Ketulian bersifat progresif. Pada awalnya bersifat sementara dan akan segera pulih
kembali bila menghindar dari sumber bising, namun bila terus menerus bekerja ditempat bising,
daya dengar akan hilang secara menetap dan tidak akan pulih kembali.
Dari hasil penelitian kebisingan di lokasi PT.TPPI di area PA Compressor ( Running 2 ) adalah
108 dB ( diatas NAB yaitu 85 dB ).Tenaga kerja yang paling banyak terdapat di lokasi yang
terpapar di atas NAB yaitu sejumlah 55 orang. bahwa dari 102 responden,55 orang terpapar
kebisingan dengan kategori kelelahan kerja kadang – kadang atau sebanyak 53,9% responden.47
responden tidak terpapar kebisingan dengan katagori kelelahan kerja kadang – kadang atau
sebanyak 46.1 %.
Kata kunci : Kebisingan, kelelahan kerja
Tidak tersedia versi lain