Text
Faktor faktor yang berhubungan dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada pekerja bagian Penyamakan kulit Indutri KUlit dan Produk kulit Magetan tahun 2019
ABSTRAK
Kementrian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2019
Bingar Puspa Batavia
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG
DIRI (APD) PEKERJA BAGIAN PENYAMAK KULIT DI INDUSTRI KULIT DAN PRODUK
KULIT MAGETAN KABUPATEN MAGETAN TAHUN 2019
Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor.
Per.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri, bahwa Alat Pelindung Diri adalah suatu alat yang
mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh
dari potensi bahaya ditempat kerja. Pekerja penyamak kulit di Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan pada saat
menyamak kulit khususnya memproduksi bahan mentah menjadi bahan jadi dimana menimbulkan berbagai
aspek atau bahaya seperti gangguan pernafasan, terpleset, terkena bahan kimia berbahaya, tergilas alat karena
tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap dan benar. Jenis penelitian ini menggunakan
penelitian deskriptif dan pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan kuesioner menggunakan
panduan dengan populasi yang diteliti sebanyak 40 responden.
Berdasarkan data penelitian faktor yang mempengaruhi penggunaan alat pelindung diri yaitu faktor
pertama, kondisi dalam alat pelindung diri berupa safety shoes dengan presentase 94,5% atau 5 buah dalam
kondisi rusak karena belum mendapatkan ganti. Faktor kedua, ketersediaan dalam alat pelindung diri berupa
safety shoes dengan presentase 94% atau 28 buah karena unit belum menyediakan atau belum mengajukan
kepada pihak penyelenggara alat pelindung diri tersebut.
Kata kunci : Pekerja penyamak kulit, faktor, yang mempengaruhi penggunaan alat pelindung diri
Tidak tersedia versi lain