Text
Perbedaan variasi dosis campuran fermentasi singkong (manihot utilissima pohl) dan air rendaman jerami (oryza sative) terhadap daya tarik nyamuk Aedes Aegypti
PERBEDAAN VARIASI DOSIS CAMPURAN FERMENTASI SINGKONG (Manihot utilissima Pohl) DAN AIR RENDAMAN JERAMI (Oryza sativa) TERHADAP DAYA TARIK NYAMUK Aedes aegypti
Cindy Harianti Putri, Susi Nurweni, Tuhu Pinardi
Abstrak: Demam Berdarah Dengue (DBD) sampai sekarang masih menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat, serta menyebabkan dampak sosial terutama dalam jumlah penderita yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Salah satu cara atau metode untuk mengendalikan kejadian penyakit tersebut salah satunya adalah pengendalian nyamuk Aedes aegypti menggunakan perangkap atau trapping dengan atraktan alami yang tepat.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan dari setiap variasi dosis campuran fermentasi singkong dan air rendaman jerami dalam trapping nyamuk yang efektif untuk daya tarik nyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi eksperimental dengan memberikan variasi dosis campuran fermentasi singkong dan air rendaman jerami yaitu dosis 0:100%, 25:75%, 50:50%, 75:25% dan 100:0% pada masing-masing media percobaan yang berisi 25 ekor nyamuk Aedes aegypti. Setelah waktu kontak 24 jam dihitung jumlah nyamuk yang masuk dalam trapping dan replikasi penelitian dilakukan empat kali.
Dari hasil penelitian dapat diketahui jumlah nyamuk Aedes aegypti yang terperangkap pada trapping oleh variasi dosis campuran fermentasi singkong dan air rendaman jerami dengan dosis 0:100% adalah 41 %, dosis 25:75% adalah 46 %, dosis 50:50% adalah 18%, dosis 75:25% adalah 14%, dosis 100:0% adalah 8 %. Hasil uji statistis dengan Anova One Way diperoleh perbedaan yang bermakna antara variasi dosis campuran fermentasi singkong dan air rendaman jerami terhadap jumlah nyamuk Aedes aegypti yang terperangkap pada nilai F hitung sebesar 34.969 dengan nilai signifikasi 0,000 dari hasil menunjukkan ada perbedaan.
Dari hasil dapat di simpulkan bahwa campuran fermentasi singkong dan air rendaman jerami dapat menarik nyamuk Aedes aegypti pada trapping dengan variasi dosis yang diteliti, sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif pemberantasan vektor DBD terutama untuk nyamuk Aedes aegypti. Untuk penelitian lanjut perlu dilakukan penelitian dengan variabel lain yang berbeda pada peneliatian ini.
Kata kunci :Aedes aegypti, Fermentasi singkong, Air Rendaman Jerami, Trapping.
Klasifikasi : -
Daftar Bacaan : 34 buku (2000-2016)
Tidak tersedia versi lain