Text
Pengembangan teknologi tepat guna campuran kotoran ayam dan kotoran sapi dalam meningkatkan volume biogas
ABSTRAK
Kementrian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kememkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2017
Eka Martikasari
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA CAMPURAN KOTORAN AYAM DAN KOTORAN SAPI DALAM MENINGKATKAN VOLUME BIOGAS.
vii + 50 halaman + 1 gambar + 7 tabel + 1 lampiran
Kebutuhan bahan bakar minyak semakin meningkat, biogas dari kotoran ayam.merupakan salah satu alternatif pengganti yang perlu dikembangkan. Pemanfaatan kotoran ayam dengan teknologi tepat guna menjadi biogas merupakan upaya yang dapat dilakukan selain kotoran ayam tersebut dapat digunakan sebagai pupuk organic. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh komposisi masukan yang ideal dengan mengukur volume biogas yang dihasilkan dan mengukur kadar metana yang terkandung dalamm biogas kotoran ayam dan kotoran sapi serta melakukan uji nyala api.
Penelitian eksperimen ini dengan desain post test only desain dengan yaitu kotoran ayam dan kotpran sapi dengan komposisi masukanya formula 1 (0,12 kg Sapi + 0,8 kg Ayam+ 2ml EM4 + 2 liter Air), formula 2 (0,8 kg Sapi + 0,12 kg Ayam+ 2ml EM4 + 2 liter Air), formula 3 (2 kg Sapi + 2ml EM4 + 2 liter Air) dan formula 4 (2 kg Ayam + 2ml EM4 + 2 liter Air) dengan waktu fermentasi selama 10 hari, 15 hari, 20 hari serta 25 hari. Masing-masing formula 3 kali.
Hasil menunjukan bahwa biogas dengan kandungan gas metan terbesar terdapat pada formula 4 (10,735 lt) dengan waktu fermentasi selama 25 hari dan uji nyala api berwarna biru seperti LPG. Untuk peneliti selanjutnya perlu dicoba jenis limbah kotoran sapi dengan jenis pakan yang berbeda (rumput murni) dan jenis kotoran ayam yang berbeda (pedaging), lama kekuatan waktu kotoran sapi dan ayam dalam menghasilkan gas serta pengaruh parameter kimia (N,P,K,S).
Kata Kunci: biogas, fermentasi, kotoran ayam, kotoran sapi.
Tidak tersedia versi lain