Text
Hubungan antara kondisi fisik sarana air bersih dengan faktor resiko kejadian Diare di Ds.Pelem Kec.Karangrejo Kab.Magetan
ABSTRAK
Kementrian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Kesehatan Lingkungan Magetan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2017
Adinda Mega Putri
HUBUNGAN ANTARA KONDISI FISIK SARANA AIR BERSIH DENGAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIARE DI DESA PELEM KECAMATAN KARANGREJO KABUPATEN MAGETAN TAHUN 2017
(xii + 45 halaman + 2 gambar + 11 tabel + 17 lampiran)
Hasil laporan Puskesmas angka kejadian diare di Desa Pelem Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan selalu tinggi. Sarana air bersih menjadi salah satu cara penularan masuknya bakteri kedalam tubuh manusia sehingga terkena diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi sarana air bersih berdasarkan responden yang berisiko terkena penyakit diare di Desa Pelem Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan.Jenis penelitian ini menggunakan analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya sebanyak 53 penderita diare dengan sampel sebanyak 35 responden penderita diare beserta 35 responden berisiko diare dengan teknik simple random sampling. Metode pengolahan data menggunakan analisis statistik uji chi-square. Hasil penelitian ini adalah dari 70 sampel kondisi SAB yang baik sebesar 98,6% dan yang kondisi SAB buruk sebesar 1,4% dengan hasil uji statistik nilai probabilitas 0,314 > α 0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara kondisi fisik sarana air bersih dengan faktor risiko kejadian diare di Desa Pelem Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan tahun 2017. Masyarakat diharapkan untuk meningkatkan pengetahuan tentang faktor risiko penyakit diare dan memperhatikan hygine makanan dan minuman yang dikonsumsi serta melakukan perbaikan saluran pembuangan air limbah.
Kata Kunci : Kejadian Diare, Kondisi Fisik Sarana Air Bersih
Kepustakaan : 33 (1990 – 2016)
Tidak tersedia versi lain