Text
Studi tentang wilayah potensial kejadian penyakit DBD dengan pendekatan Entomologi Index dan Maya Index di Desa Pingkuk Kec.Bendo Kab.Magetan tahun 2017
ABSTRAK
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2017
Dimas Anggi Prastya
STUDI TENTANG WILAYAH POTENSIAL KEJADIAN PENYAKIT DBD DENGAN PENDEKATAN ENTOMOLOGI INDEX DAN MAYA INDEX DI DESA PINGKUK, KECAMATAN BENDO, KABUPATEN MAGETAN TAHUN 2017
(vii + Halaman 60 + 21 Tabel + 9 Gambar + 7 Lampiran)
Demam berdarah dengue adalah penyakit menular yang ditandai dengan panas tinggi mendadak tanpa sebab yang jelas disertai bintik-bintik merah pada kulit. DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypty. Jumlah kasus di Desa Pingkuk pada tahun 2013-2016 sebanyak 11 kasus.
Jenis penelitian ini penelitian deskriptif untuk memberikan gambaran secara objektif. Tujuan dari penelitian ini dalah menilai Entomologi Index,Maya Index dan menganalisa daerah yang potensial kejadian DBD. Populasi penelitian ini seluruh masyarakat Desa Pingkuk sebanyak 1427 rumah dengan teknik pengambilan sampling Proportionate Random Sampling. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 91 rumah dalam 6 RW. Pelaksanaan penelitian dengan cara mengelompokkan nilai Breeding Risk Indicator (BRI) dan Hygiene Risk Indicator (HRI) juga melihat keberadaan jentik disetiap Controllable site dan Disposable site untuk menghitung nilai Entomologi Index.
Hasil penelitian Controllable site lebih banyak daripada Disposable site yaitu 294 : 246. Untuk Angka Bebas Jentik di Desa ini masih dibawah standart <95%. Sedangkan nilai House Index (HI) sebesar 36,3%, Container Index (CI) sebesar 7,1%, dan Breteau Index (BI) sebesar 47,3 dapat di ketahui Density Figure (DF) sebesar 4 kategori sedang yang berarti daerah tersebut rawan terjadinya penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD. Status Maya Index di RW 1 kategori sedang artinya cukup bersih dan resiko perindukannya sedang. RW 2 dan RW 3 kategori tinggi yang artinya di wilayah ini kotor dan resiko perindukannya tinggi. RW 4 dan RW 5 kategori rendah yang artinya cukup bersih dan resiko perindukannya rendah. Sedangkan untuk RW 6 kategori sedang yang artinya di wilayah ini kotor dan resiko perindukannya rendah.
Untuk itu disarankan mengadakan penyuluhan tentang pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk 3M plus, serta pengetahuan tentang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) oleh instansi terkait.
Daftar Bacaan : 6 buku (2002-2014)
Klasifikasi : -
Kata Kunci : DBD, Entomologi Index, Maya Index
Tidak tersedia versi lain