Text
Studi tentang perilaku masyarakat dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti sebagai vektor penyakit demam berdarah dengue di Kelurahan Ketangen Kec.Ngawi Kab.Ngawi tahu 2016
ABSTRAK
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli2016
Waghfirotus Solihah
STUDI TENTANG PERILAKU MASYARAKAT DALAM UPAYA
PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK Aedes aegypti SEBAGAI
VEKTOR PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI
KELURAHAN KETANGGI KECAMATAN NGAWI KABUPATEN
NGAWI TAHUN 2016”
XIV+92 Halaman + 6 Gambar + 25 Tabel + 8 Lampiran
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang banyak
dijumpai di daerah tropis dan sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB)
dan sangat meresahkan masyarakat karena bisa menyebabkan kematian. Salah
satu upaya pencegahan penularan penyakit ini dengan cara memutus siklus hidup
vektor penular penyakit Demam Berdarah Dengue melalui kegiatan
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui
perilaku masyarakat dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk Aedes aegypti
sebagai vektor penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kelurahan Ketanggi
Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi Tahun 2016.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Jumlah populasi
sebanyak 1681 Kepala Keluarga yang tersebar di seluruh wilayah Kelurahan
Ketanggi, jumlah sampel 94 Kepala Keluarga. Metode pengambilan sampel
menggunakan metode proportionate random sampling. Pengumpulan data
dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data
menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating data. Analisis data
menggunakan analisa tabel dengan kriteria yang telah ditentukan, baik (85%100%),
cukup
(69%-84%)
dan
kurang
(50%-68%).
Hasil penelitian menunjukkan perilaku masyarakat dalam upaya
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Aedes aegypti sebagai vektor DBD dari
aspek pengetahuan 84,2% dalam kategori baik, aspek sikap yaitu 83,6% dalam
kategori cukupdan dari aspek tindakan 74,7% dalam kategori cukup. Jadi perilaku
masyarakat dalam kategori cukup dengan skor 81,5%.
Sehingga dapat disimpulkan pengetahuan masyarakat telah baik akan
tetapi sikap dan tindakan masyarakat masih cukup. Hal ini perlu dilakukan
kegiatan kerja bakti atau kegiatan yang mampu menggerakkan dan menyadarkan
masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan mereka. Sehingga mampu
membentuk perilaku baru pada masyarakat khususnya yang berkaitan dengan
kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Daftar bacaan : 21 Buku (1998-2015)
Kata kunci : Perilaku, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), DBD
Tidak tersedia versi lain