Text
Hubungan antara kejadian penyakit ISPA terhadap kondisi fisik rumah dan faktor individu masyarakat di Kelurahan Parang Kec.Parang Kab.Magetan tahun 2016
ABSTRAK
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2016
Ulfa Nur Hannani
HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN PENYAKIT ISPA TERHADAP
KONDISI FISIK RUMAH DAN FAKTOR INDIVIDU MASYARAKAT DI
KELURAHAN PARANG KECAMATAN PARANG KABUPATEN
MAGETAN TAHUN 2016
ix + 57 halaman + 14 tabel + 5 gambar + 8 lampiran
Kelurahan Parang Kecamatan Parang Kabupaten Magetan memiliki jumlah
kasus ISPA tertinggi pada tahun 2014 sebanyak 1.392 kasus dan tahun 2015
sebanyak 1.414 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah
kondisi fisik rumah dan faktor individu menjadi pendukung kejadian penyakit
ISPA di Kelurahan Parang Kecamatan Parang Kabupaten Magetan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik observasional
dengan desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan
wawancara, observasi dan pengukuran di rumah responden. Populasi dalam
penelitian ini sebanyak 1.073 rumah dan jumlah sampel sebanyak 91 rumah.
Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Hasil
pengumpulan data selanjutnya dianalisis menggunakan Chi-square dengan
program SPSS 16.
Dari hasil uji statistik kondisi fisik rumah didapatkan nilai ρ-value 0,021 < a
(0,05) yang berarti terdapat hubungan antara kejadian penyakit ISPA terhadap
kondisi fisik rumah. Hasil uji statistik faktor individu yang meliputi kelompok
umur didapatkan nilai ρ-value 0,710 > a (0,05) yang berarti tidak terdapat
hubungan antara kejadian penyakit ISPA terhadap kelompok umur dan jenis
kelamin didapatkan nilai ρ-value 0,010 < a (0,05) yang berarti terdapat hubungan
antara kejadian penyakit ISPA terhadap jenis kelamin.
Untuk itu disarankan kegiatan penyuluhan dan pemantauan rumah sehat
harus terjadwal dan lebih ditingkatkan agar mengurangi kejadian penyakit ISPA.
Untuk masyarakat membiasakan membuka jendela dan pintu pada pagi dan siang
hari agar cahaya matahari masuk dan sirkulasi udara dalam rumah menjadi lancar
serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Daftar Bacaan : 22 buku (1991 – 2013)
Klasifikasi : -
Tidak tersedia versi lain