Text
Tingkat efektifitas tanaman kayu apu (pistia stratlotes L ) untuk menurunkan kadar BOD pada limbah cair Tahu
ABSTRAK
Kementrian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
KaryaTulis Ilmiah, Juli 2016
Oleh : Nini Wulandari
TINGKAT EFEKTIVITAS TANAMAN KAYU APU (Pistia stratiotes L.)
UNTUK MENURUNKAN KADAR BOD PADA LIMBAH CAIR TAHU
(xii + 107 Halaman + 3 Gambar + 11Tabel + 7 Lampiran)
BOD (Biological Oxygen Demand) merupakan oksigen yang diperlukan oleh
mikroorganisme untuk mengoksidasi senyawa-senyawa organik. Limbah cair tahu
mengandung senyawa organik yang tinggi dan sedikit mengandung senyawa anorganik.
Tingginya konsentrasi zat organik dalam limbah cair tahu termasuk kandungan amoniak
akan menyebabkan terjadi penurunan kandungan oksigen dalam air sehingga kebutuhan
oksigen biologi dan kebutuhan oksigen kimia dalam perairan tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tingkat efektivitas tanaman kayu apu
(Pistia stratiotes L.) untuk menurunkan kadar BOD pada limbah cair tahu. Metode
penelitian ini adalah Pretest-Posttest Control Group Design dengan menanam kayu apu
pada media air limbah tahu dengan variasi waktu kontak selama 1 hari, 2 haridan 3 hari.
Terdapat 9 replikasi dan 1 kontrol. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis
menggunakan analisis tabel dan uji statistik.
Hasil penelitian diketahui pada waktu 1 hari efektivitas tanaman kayu apu dalam
menurunkan kadar BOD adalah 48,81 mg/l (23,52%), waktu 2 hari efektivitas adalah
54,89 mg/l (26,45%), dan waktu 3 hari efektivitas adalah 100,07 mg/l (48,23%). Hasil uji
statistic dengan one way anova diperoleh perbedaan yang bermakna antara variasi waktu
kontak tanaman kayu apu untuk menurunkan kadar BOD limbah cair tahu dengan nilai
signifikan 0.000. sedangkan dari hasil uji LSD didapatkan bahwa antara masing-masing
variasi waktu kontak tanaman kayu apu terdapat perbedaan yang signifikan pada waktu 1
haridan 3 hari. Dari variasi waktu kontak diketahui bahwa dalam waktu 3 hari mampu
menurunkan kadar BOD sesuai baku mutu Pergub Jatim No. 72 Tahun 2013 yaitu 107,42
mg/l.
Dari hasil dapat disimpulkan bahwa tanaman kayu apu dapat digunakan sebagai
pertimbangan dalam pengolahan limbah cair domestik secara biologis, perlu dilakukan
penelitian lanjutan tentang pemanfaatan tanaman kayu apu untuk menurunkan kadar
pencemar pada limbah cair lain, serta hubungan antara jumlah kayu apu dengan
kedalaman dan luas permukaan air dalam treatment, umur tanaman, dan konsentrasi
bahan pencemar.
Kata Kunci : Kayu Apu, BOD, Limbah Cair Tahu
Kepustakaan : 38 (2001-2015)
Tidak tersedia versi lain