Text
Pengaruh penggunaan EM3 sebagai starter dalam fermentasi kotoran sapi untuk menghasilakan biogas tahun 2016
ABSTRAK
Kementrian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2016
Oleh : INTAN WIDYASARI KHALISTA
PENGARUH PENGGUNAAN EM4 SEBAGAI STARTER DALAM
FERMENTASI KOTORAN SAPI UNTUK MENGHASILKAN BIOGAS
(x + 57 Halaman + 12 Tabel + 4 Lampiran)
Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari bahan-bahan organik misalnya
kotoran hewan,kotoran manusia atau sampah organik melalui proses fermentasi di
dalam biodigester. Proses pembentukan biogas di digester yang memanfaatkan
bakteri sebagai sarana untuk memecah senyawa polimer diperlukan media
tambahan bakteri untuk membantu mempercepat proses. Salah satu media yang
dapat digunakan untuk membantu mempercepat proses tersebut adalah EM4
(Efective Microorganisme).
Tujuan penelitian ini yaitu untuk membuat teknologi tepat guna untuk
fermentasi kotoran sapi, mengukur dan menganalisa volume biogas dan
kandungan komposisi biogas meliputi gas Metana (CH
4
), Karbondioksida (CO
2
),
Hidrogen ( H
2
), Hidrogen Sulfida (H
2
S), Nitrogen (N
2
), dan Oksigen (O2),
menguji nyala api pada biogas dengan penambahan EM4 120 ml, 150 ml, 180 ml
dan tanpa penambahan atau kontrol.Jenis penelitian eksperimen ini menggunakan
rancangan one group post test desaign, dimana peneliti menggunakan bahan baku
kotoran sapi dan pengencer air dengan perbandingan 1 : 2, dengan penambahan
bioinokulan bakteri fermentor. Penelitian ini melalui 3 variasi dengan masingmasing
3
kali
replikasi.
Hasil pengukuran biogas selama 5 hari yang tertinggi yaitu pada
penambahan EM4 sebanyak 5% (150 ml) yaitu sebesar 307 ml biogas. Untuk
pengukuran selama 10 hari pada penambahan EM4 sebanyak 6% (180 ml) yaitu
sebesar 390 ml, sedangkan hasil pengukuran volume biogas selama 15 hari yang
yaitu pada penambahan EM4 6% (180 ml). Hasil rata-rata perhitungan
kandungan komposisi volume biogas yang memperoleh hasil tertinggi yaitu
selama 15 hari pada penambahan 6% (180 ml) yaitu CH
4
sebanyak 305,5 ml, CO
2
sebanyak 196 ml, H
2
sebanyak 17 ml, H
2
S sebanyak 8,5 ml, N
2
sebanyak 0,85 ml,
dan O
2
sebanyak 1,7 ml.
Dari hasil dapat disimpulkan bahwa dengan penambahan EM4 mampu
menghasilkan volume biogas lebih banyak dibandingkan tanpa penambahan atau
kontrol. Untuk itu disarankan perlu diteliti lebih lanjut untuk variasi penambahan
yang lain.
Kata kunci : Jumlah Effective Mikroorganisme 4 (EM4), waktu fermentasi,
biogas
Kepustakaan : 32 (2000 - 2015)
Tidak tersedia versi lain