Text
Studi tentang pengelolaan limbah medis padat di Rumah Sakit Widodo Kabupaten Ngawi
STUDI TENTANG PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH SAKIT WIDODO KABUPATEN NGAWI TAHUN 2016
ZULFAH NURUL CHOIRIYAH
Program Studi DIII KesehatanLingkunganKampusMagetan,
PoltekkesKemenkes Surabaya
ABSTRAK
Keberadaan limbah medis padat sebagai sisa dari adanya input, proses dan output di rumah sakit, termasuk golongan limbah berbahaya dan beracun, yang dapat menimbulkan kerugian bagi pasien, perawat, karyawan, pengunjung, masyarakat dan pihak pengelola limbah medis. Limbah medis padat akan berada pada tempat yang aman atau tidak, ada kaitannya dengan perilaku perawat dalam memilah limbah medis padat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku perawat dalam pemilahan limbah medis padat.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitattif. Populasi sebanyak 104 perawat dengan jumlah sampel perawat rumah sakit 82 perawat menggunakan proposional random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner, check list, dan observasi. Analisis data menggunakan tabel frekuensi dan tabulasi data.
Hasil penelitian menunjukkan (43,75%) limbah medis yang dihasilkan jenis limbah infeksius, (53,7%) responden berperilaku baik, (85,4%) responden berpendidikan Diploma III, (100%) menyatakan adanya fasilitas pembuangan, (51,2%) menyatakan tidak ada kebijakan. Kecenderungan faktor predisposisi (100%) responden semakin rendah tingkat pendidikan maka berperilaku cukup, kecenderungan faktor pemungkin (56%) menyatakan tidak adanya sarana memperoleh informasi tidak mendukung berperilaku cukup, kecenderungan faktor pendorong (58,1%) responden menyatakan tidak ada motivasi berperilaku cukup.
Kesimpulan yang didapat kecenderungan faktor yang mempengaruhi perilaku perawat terhadap pemilahan limbah medis padat adalah faktor predisposisi yaitu semakin rendah tingkat pendidikan responden maka berperilaku cukup, kecenderungan faktor pemungkin yaitu tidak adanya sarana informasi tidak mendukung berperilaku cukup, kecenderungan faktor pendorong yaitu tidak adanya motivasi berperilaku cukup .Saran yang diberikan kepada pihak rumah sakit adalah mengadakan sosialisasi pengelolaan limbah medis, melakukan evaluasi dan monitoring pada ruangan pengehasil limbah medis.
Kata Kunci : Perilaku Perawat Dalam Pemilahan Limbah Medis Padat
Tidak tersedia versi lain