Text
Pengaruh variasi sekstrak daun sirsak (annona muricata) terhadap kematian larva culex quiguefasciatus tahun 2016
ABSTRAK
Kementrian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kememkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2016
Fikri Esa Krisnadi
PENGARUH VARIASI EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata)
TERHADAP KEMATIAN LARVA Culex quinquefasciatus TAHUN 2016.
vii + 54 Halaman + 15 Tabel + 6 Lampiran
Penyakit Filariasis masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di
Indonesia. Pengendalian vektor dengan menggunakan insektisida kimia banyak
menimbulkan masalah terhadap lingkungan. Penggunaan insektisida hayati dari
ekstrak daun sirsak merupakan alternatif lain untuk pengendalian larva Culex
quinquefasciatus.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variasi konsentrasi
ekstrak daun sirsak terhadap kematian larva Culex quinquefasciatus. Metode
penelitian ini adalah pra eksprimen dengan memberikan variasi konsentrasi
ekstrak daun sirsak, yaitu konsentrasi 0.8%, 1.0%, 1.2% dan 1.4% pada masing-
maing media percobaan yang berisi 25 ekor larva Culex quinquefasciatus instar
III. Setelah waktu kontak 24 jam dihitung jumlah larva yang mati dan Replikasi
penelitian dilakukan lima kali.
Dari hasil penelitian diketahui jumlah larva Culex quinquefasciatus yang
mati pada konsentrasi 0.8% adalah 49%, konsentrasi 1.0% adalah 55%,
konsentrasi 1.2% adalah 66%, konsentrasi 1.4% adalah 85%. Hasil uji statistis
dengan Anova One Way diproleh perbedaan yang bermakna antara variasi
konsentrasi ekstrak daun sirsak terhadap kematian larva Culex quinquefasciatus
pada nilai F hitung sebesar 72,296 dengan nilai signifikasi 0,000. Hasil pada
konsentrasi konsentrasi 0.8%, 1.0%, 1.2% dan 1.4% menunjukkan ada kematian
larva Culex quinquefasciatus meskipun belum mencapai 100% kematian selama
ujicoba 24 jam. Sedangkan dari hasil uji Least Significant Differences didapatkan
bahwa antara masing-masing variasi konsentrasi ekstrak daun sirsak terdapat
perbedaan yang signifikan pada konsentrasi 0.8% dan 1.0% dengan konsentrasi
1.2%, 1 dan 1.4%.
Dari hasil dapat di simpulkan bahwa ekstrak daun sirsak dapat
membunuh larva Culex quinquefasciatus pada variasi konsentrasi yang diteliti,
sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif pemberantasan vektor Filariasis
terutama untuk membunuh larva Culex quinquefasciatus. Untuk penelitian lanjut
perlu dilakukan penelitian dengan variabel lain yang berbeda pada peneliatian ini.
Kata kunci : Variasi, Culex quinquefasciatus, Daun sirsak, Ekstrak.
Klasifikasi : -
Daftar Bacaan : 23 buku (1993-2015)
Tidak tersedia versi lain