Text
Pemakaian Alat PElindung Diri (APD) pada pekerja bengkel
Kementerian Kesehatan RI
Politreknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2015
Ade Indah Rahmawati
“PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PEKERJA BENGKEL “DIKA” BAK TRUK DI DESA GARON KECAMATAN BALEREJO KABUPATEN MADIUN TAHUN 2015”
(viii + 53 Halaman + 1 Gambar + 14 Tabel + Lampiran)
Alat Pelindung Diri (APD) adalah seperangkat alat keselamatan yang digunakan oleh pekerja untuk melindungi seluruh atau sebagian tubuhnya dari kemungkinan adanya pemaparan potensi bahaya lingkungan kerja terhadap kecelakaan dan penyakit akibat kerja. APD belum menjamin seseorang untuk tidak celaka karena fungsinya hanya mengurangi akibat dari kecelakaan. Pemakaian APD yang tidak tepat dapat mencelakakan tenaga kerja yang memakainya, bahkan mungkin lebih membahayakan dibandingkan tanpa memakai APD. Oleh karena itu agar dapat memilih APD yang tepat, maka perusahaan harus mampu mengidentifikasi potensi bahaya yang ada, khususnya yang tidak dapat dihilangkan ataupun dikendalikan. Dan penyimpanan harus diatur sedemikian rupa sehingga mudah diambil dan dijangkau oleh pekerja dan diupayakan disimpan di almari khusu Alat Pelindung Diri (APD).
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif. Jumlah pekerja atau responden 30 pekerja yang ada di Bengkel “DIKA” Balerejo Kabupaten Madiun, jumlah sampel 30 responden. Sampling menggunakan proportionate random sampling. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Pengelolaan data menggunakan editing, coding, skoring, dan tabulating data. Analisis data menggunakan analisis tabel dengan kriteria yang telah ditentukan, baik (50%-100%) dan buruk (50%-100%).
Hasil penelitian menunjukan perilaku pekerja dalam Upaya Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) di Balerejo Kabupaten Madiun dari aspek pengetahuan yaitu 93% dalam kategori baik, dari aspek sikap yaitu 100% dalam kategori baik dan aspek keterampilan 100% dalam kategori baik. Dan dalam pemakaian alat pelindung diri pada pekerja bengkel “DIKA” bak truk yang tidak memakai yaitu 83%.
Sehingga dapat disimpulkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan para pekerja dalam kategori baik, tetapi dalam memakai alat pelindung diri masih kurang. Hal ini perlu dilakukan penyuluhan tentang pemakaian alat pelindung diri. Peningkatan Kesadaran pekerja tentang bahaya dan kerugian jika tidak memkai alat pelindung diri sat bekerja membentuk suatu perilaku baru bagi pekerja khususnya yang berhubungan dengan Pemakaian Alat Pelindung Diri.
Daftar Bacaan : 18
Klasifikasi : -
Kata Kunci : Perilaku, Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD)
Tidak tersedia versi lain