Text
Studi studi angka kuman dan sanitasi peralatan makan pada makanan jajanana siomay di Alun Alun Kota Madiun tahun 2015
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2015
Rizal Eko Saputro
STUDI TENTANG ANGKA KUMAN DAN SANITASI PERALATAN MAKAN PADA MAKANAN JAJANAN SIOMAY DI ALUN – ALUN KOTA MADIUN
X+ 72 Halaman + 27 Tabel + 5 Lampiran
Makanan adalah kebutuhan pokok manusia yang diperlukan setiap saat dan memerlukan pengolahan yang baik dan benar agar bermanfaat bagi tubuh, adapun pengertian makanan yaitu semua substansi yang diperlukan oleh tubuh Untuk mendapatkan makanan dan minuman yang memenuhi syarat kesehatan, maka perlu diadakan pengawasan terhadap higiene dan sanitasi makanan dan minuman. Supaya terhindar dari kontaminasi kuman pathogen serta cemaran zat lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui angka kuman dan sanitasi peralatan makan pada pedagang siomay di Alun – alun Kota Madiun.
Penelitian ini bersifat diskriptif dengan analisa laboratorium dimana sampel yang diteliti adalah seperangkat peralatan makan (piring, sendok, garpu,), Sanitasi peralatan Makan dan air bersih. Penelitian ini dilakukan pada 13 pedagang kaki lima penjual Siomay di Alun – alun Kota Madiun. Pengambilan sampel yaitu total sampling sebanyak 13 pedagang. Metode pengumpulan data di lakukan dengan observasi, koesioner, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya di analisis mengunakan tabel serta dianalisa secara diskriptif.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi Tempat penyimpanan peralatan makanan yang digunakan seluruh pedagang kaki lima yang menjual Siomay di Alun – alun Kota Madiun bernilai buruk (20%). Sarana pencucian peralatan cukup (57,1%). Teknik pencucian peralatan makan bernilai cukup (53,3%). Kondisi peralatan makan bernilai Baik (100%). Kondisi bahan dasar peralatan bernilai baik ( 72,3%). Sanitasi peralatan makan bernilai cukup (54%). Angka kuman 132 koloni/cm2 melebihi standar baku mutu yang digunakan oleh seluruh pedagang kaki lima penjual Siomay di Alun – alun kota madiun .
Berdasarkan hasil tersebut diharapkan pada para pedagang kaki lima untuk menerapkan hygiene dan sanitasi makanan khususnya pada peralatan makan agar dapat ditingkatkan dengan memberikan informasi melalui pelatihan, penyuluhan, dan memberikan sanksi bagi para penjamah yang melanggar ketentuan yang ditetapkan tentang hygiene dan sanitasi peralatan makan.
Daftar Bacaan : 21 buku ( 2015)
Klasifikasi : -
Tidak tersedia versi lain