Text
Studi tentang kepadatan juentik di daerah endemis Demam Berdarah Dngue (DBD) di Kalurahan Panekan KEcamatan Panekan Kabupaten Magetan tahun 2015
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2015
Idayati
STUDI TENTANG KEPADATAN JENTIK DI DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN PANEKAN KECAMATAN PANEKAN KABUPATEN MAGETAN TAHUN 2015
(viii + 59 halaman : 21 Tabel + 3 Gambar + 6 lampiran)
Demam berdarah atau sering disebut Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue. Virus dengue memerlukan perantara untuk dapat masuk ke dalam tubuh manusia. Salah satu indikator yang digunakan untuk upaya pengendalian penyakit DBD yaitu angka bebas jentik. Pada tahun 2014 Kelurahan Panekan merupakan daerah endemis DBD di Kecamatan Panekan. Dari hasil pemantauan jentik yang dilakukan rata – rata angka bebas jentik adalah 89%. Tujuan penelitian ini adalah Menilai angka bebas jentik (ABJ) di Kelurahan Panekan, menghitung kepadatan populasi jentik tempat perindukan nyamuk aedes sp. di dalam dan di luar rumah, Mengidentifikasi jentik aedes sp.,
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survey dengan teknik pengambilan proportionate random sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1054 KK dengan sampel yang digunakan 89 KK. Data yang diperoleh dianalisa dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Angka Bebas jentik di Kelurahan Panekan Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan tahun 2015 diperoleh sebesar 78%, House Index (HI) yaitu 22%, Container Index (CI) sebesar 11%, dan Breteau Index (BI) sebesar 26. Berdasarkan perhitungan angka – angka HI, CI dan BI dapat diketahui angka Density Figure (DF) sebesar 4, yang berarti daerah tersebut rawan terjadinya penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Tempat perindukan nyamuk didalam rumah memiliki CI tertinggi yaitu bak mandi 16% Sedangkan tempat potensial yang berada diluar rumah yaitu tempat simpanan air 75%. Jentik nyamuk paling banyak ditemukan yaitu jentik Aedes Aegypti 74%.
Untuk itu disarankan Mengadakan Penyuluhan tentang pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk 3M plus, serta pengetahuan tentang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) oleh instansi terkait. Pemeliharaan ikan pemakan jentik untuk menekan keberadaan jentik.
Daftar Bacaan : 16 Buku (1987 – 2014)
Klasifikasi : -
Kata Kunci : DBD, Kepadatan Jentik Aedes sp.
Tidak tersedia versi lain