Text
Studi perilaku masyarakat dalam upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Aedes Aegypti sebagai penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue di Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep tahun 2015
ABSTRAK
Kementarian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2015
Rika Badriyanti
STUDI PERILAKU MASYARAKAT DALAM UPAYA PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN) Aedes aegypti SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA PINGGIRPAPAS KECAMATAN KALIANGET KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2015
XIII + 87 Halaman + 26 Tabel + 9 Lampiran
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu jenis penyakit yang berkembang didaerah tropis. Penyakit Demam Beradah Dengue disebabkan oleh infeksi virus dengue dengan tipe DEN 1, DEN 2, DEN 3 dan DEN 4. Upaya pemberantasan dan pencegahan terhadap peluang terinfeksi virus dengue masih bertumpu pada pemberantasan vektor pembawa dengue. Upaya pengendalian lingkungan tersebut dikenal dengan nama PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) Perilaku masyarakat dalam upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (PSN-DBD) di Desa Pinggirpapas untuk mengurangi terjadinya peningkatan kasus penyakit DBD kurang optimal sehingga penularan penyakit DBD setiap tahunnya selalu ada. Kecamatan Kalianget merupakan salah satu daerah yang endemis DBD, tahun 2012 terdapat 25 kasus, tahun 2012 terdapat 72 kasus dan tahun 2014 terdapat 13 kasus.
Penelitian ini termasuk penelitian studi kasus dengan menggunakan tipe deskrptif. Populasi dalam penelitian ini adalah warga desa Pinggirpapas dengan jumlah responden 95. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran wawancara dan observasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan dianalisis dengan tabel.
Hasil penelitian dari data kuesioner menunjukkan bahwa untuk pengetahuan masyarakat di desa Pinggirpapas memiliki tingkat pengetahuan yang cukup (55,8%) dalam upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Sikap masyarakat di desa Pinggirpapas memiliki sikap yang cukup (50,6%) dalam upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Tindakan masyarakat di desa Pinggirpapas memiliki tindakan yang cukup (64,2%) dalam upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Perilaku masyarakat di desa Pinggirpapas memiliki perilaku yang cukup (56,9%) dalam upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Untuk itu disarankan warga lebih meningkatkan perilaku masyarakat dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M Plus dengan benar dan Pembentukan kader juru pemantau jentik untuk mendukung program pencegahan dan pemberantasan penyakit DBD di masyarakat.
Daftar bacaan : 25 buku (1983-2013)
Klasifikasi : -
Kata Kunci : Perilaku Masyarakat, Upaya PSN, DBD
Tidak tersedia versi lain