Text
Studi tentang perilaku petugas terhadap pengelolaan limbah medis padat di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Magetan
ABSTRAK
Dalam kegiatan di rumah sakit akan menghasilkan limbah medis dan non medis. Limbah medis padat rumah sakit dapat dianggap sebagai mata rantai penyebaran penyakit menular baik kepada petugas, pasien, pengunjung ataupun masyarakat di sekitar lingkungan rumah sakit. Di RSUD Kab. Nganjuk ditemukan limbah non medis tercampur dengan limbah medis padat, terdapat wadah limbah medis padat yang tidak dilapisi kantong plastik kuning, dan proses pengangkutan limbah medis padat dijadikan satu troli dengan limbah non medis. Untuk itu diperlukan kepedulian dari petugas terhadap pengelolaan limbah medis padat di RSUD Kab. Nganjuk. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan timbulan, pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, pemusnahan, menganalisis proses pengelolaan limbah medis padat, menilai pengetahuan, sikap, tindakan petugas, menganalisis perilaku petugas dan petugas terhadap pengelolaan limbah medis padat.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sedangkan data yang diperoleh dari hasil wawancara dan observasi. Semua petugas pengelola limbah medis padat pada sift pagi dengan metode total sampling (118 petugas) dijadikan responden untuk mengetahui perilaku petugas dalam pengelolaan limbah medis di 17 ruang. Penilaian dilakukan dalam tiga kategori yaitu baik, cukup dan kurang. Hasil akhir disusun dalam tabel analisis data untuk dianalisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan dari 17 ruang timbulan limbah medis padat yang dihasilkan setiap hari rata-rata 124,75 kg/hari, pewadahan limbah medis padat kategori baik 13 ruang (76,5%), proses pengumpulan kategori baik 10 ruang (58,%), proses pengangkutan kategori baik 13 ruang (76,5%), proses pemusnahan baik (100%) dan proses pengelolaan limbah medis padat baik (81,6%). Petugas perawat: pengetahuan baik 87,6%, sikap baik 99%, tindakan baik 84,5%, perilaku baik 99%. Petugas tenaga sanitasi: pengetahuan baik 66,7%, sikap baik 100%, tindakan baik 71,4%, perilaku baik 95,2%. Perilaku petugas terhadap pengelolaan limbah medis padat termasuk dalam kategori baik.
Dapat disimpulkan bahwa perilaku petugas (perawat dan tenaga sanitasi) terhadap pengelolaan limbah medis di RSUD Kabupaten Nganjuk sudah baik. Diharapkan disediakan wadah untuk pengumpulan limbah medis padat pada ruang yang belum tersedia. Sebaiknya di dalam setiap wadah limbah medis padat dilapisi plastik untuk memudahkan petugas dalam pengangkutan dan warnanya dibedakan sesuai dengan kode warna limbah medis padat. Diharapkan disediakan jalur khusus pengangkutan limbah medis atau dibedakan jam antara pengangkutan limbah medis dan distribusi makanan pasien agar tidak bersamaan.
Kata kunci: perilaku, petugas, pengelolaan limbh medis padat
Tidak tersedia versi lain