Text
Studi tentang faktor faktor kejadian Demam BErdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Sananwetan Kecamatan Sananwetan Kota Blitar tahun 2015
ABSTRAK
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2015
Rostiwi Endah Yuliastuti
“STUDI TENTANG FAKTOR – FAKTOR KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN SANANWETAN KECAMATAN SANANWETAN KOTA BLITAR TAHUN 2015”
(xv + 110 halaman + 35 tabel + 12 gambar + 17 lampiran)
Berdasarkan data penyakit yang diperoleh dari Puskesmas Sananwetan dan Dinas Kesehatan Kota Blitar jumlah kasus DBD tertinggi pada tahun 2014 adalah di kelurahan sananwetan sebanyak 27 kasus. Kelurahan Sananwetan merupakan Kelurahan endemis penyakit DBD. Berdasarkan survey awal diketahui bahwa penduduk banyak memelihara burung jenis lebet di rumahnya, selain itu banyak yang memiliki tanaman hias dan banyak tanaman di sekitar rumah serta masih banyak terdapat barang-barang bekas di sekitar rumah. Sehingga perilaku tersebut dicurigai sebagai salah satu penyebab tumbuhnya vektor penyakit DBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kejadian penyakit DBD dengan cara menilai faktor host meliputi umur, jenis kelamin, pengetahuan dan sikap serta tindakan meliputi kebiasaan hidup sehat (kebiasaan PSN, kebiasaan tidur siang, kebiasaan menggantung pakaian dan kebiasaan menggunakan obat namuk) dan tindakan pencegahan penyakit DBD, faktor agent dan vektor meliputi kebersihan lingkungan, keberadaan tanaman dan keberadaan container tempat pemeliharaan burung dengan kejadian penyakit DBD di Kelurahan Sananwetan Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.
Jenis penelitian termasuk deskriptif dengan pendekatan survey. Metode pengambilan sampel dengan proportionate random sampling dengan proporsi sampel setiap RW. Populasi semua KK di Kelurahan Sananwetan Tahun 2015. Sampel yaitu sebanyak 93 responden yaitu 27 penderita dan 66 responden yang rumahnya berada di sekitar rumah penderita. Alat ukur menggunakan kuesioner dan observasi. Analisa data dilakukan secara deskriptif dengan menguraikan fakta dalam bentuk tabel dengan perhitungan rata-rata dan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor host penduduk Kelurahan Sananwetan adalah perempuan terutama pada umur 0 – 14 tahun, tingkat pengetahuan baik, sikap buruk dan tindakan buruk namun tidak ada kebiasaan hidup sehat yang beresiko. Faktor agent dan vektor menunjukkan bahwa Kelurahan Sananwetan termasuk dalam kepadatan jentik tinggi dan Angka Bebas Jentik yang rawan. Faktor lingkungan yang berkontribusi paling terbesar terhadap penyakit DBD adalah kebersihan lingkungan dan keberadaan container tempat pemeliharaan burung yang tidak memenuhi syarat.
Sebaiknya Dinas Kesehatan Kota Blitar dan Pemerintah Kota Blitar lebih mengaktifkan kegiatan-kegiatan yang menunjang kebersihan lingkungan dalam wujud PSN dan mengoptimalkan program penyuluhan. Bagi penduduk Kelurahan Sananwetan sebaiknya lebih menjaga kebersihan lingkungan di sekitar rumah dan lebih meningkatkan kegiatan kebersihan melalui 5 M Plus di rumahnya.
Daftar Bacaan : 15 Buku (2003-2013), 18 jurnal
Kata Kunci : Demam berdarah dengue, Faktor-faktor
Tidak tersedia versi lain