Text
Studi tentang kajadian DBD di Kelurahan Manisrejo KEc.Taman Kota Madiun tahun 2015
ABSTRAK
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, JulI 2015
Firda Lutfi Pangresti
“STUDI TENTANG KEJADIAN DBD DI KELURAHAN MANISREJO KECAMATAN TAMAN KOTA MADIUN TAHUN 2015”
(vii + 92 halaman + 28 tabel + 6 gambar + 15 lampiran)
Kelurahan Manisrejo berdasarkan data kejadian penyakit DBD yang di peroleh dari Dinas Kesehatan Kota Madiun terlihat penyakit demam berdarah dengue yang paling tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa Wilayah Kelurahan Manisrejo kasus penyakit demam berdarah dengue paling tinggi. Jumlah kasus demam berdarah dengue di ambil dari tahun 2010-2014 sebanyak 84 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kejadian demam berdarah dengue. Dengan cara mengukur faktor perilaku, menilai faktor fisik, menghitung faktor angka bebas jentik, mengevaluasi PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk), mengevaluasi pelayanan kesehatan, mengukur faktor sosial ekonomi,dan mendiskripsikan dengan kejadian demam berdarah dengue.
Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif . Populasi semua kasus demam berdarah dengue di Kelurahan Manisrejo Kecamatan Taman Kota Madiun. Sampel yaitu purposive sampling sebanyak 84 kasus dan 14 kk miskin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil perhitungan kuisioner dan observasi. Diketahui bahwa perilaku responden paling besar adalah buruk sebsar 87,8%, faktor fisik yaitu suhu dan kelembaban paling besar rumah responden memiliki suhu dan kelembaban optimum yang merupakan tempat perkembangbiakan nyamuk sebesar 83,67%, Kelurahan Manisrejo masih belum terbebas dari jentik hal ini dikarenakan angka bebas jentik masih dibawah 95%, pemberantasan sarang nyamuk paling besar adalah buruk yaitu sebesar 59,2%, penderita demam berdarah di Kelurahan Manisrejo memanfaatkan pelayanan kesehatan dan bersedia untuk berobat ketika terkena sakit, penderita demam berdarah dengue paling besar adalah KK tidak miskinsebesar 84,7%.
Untuk itu disarankan kepada warga agar lebih meningkatkan sikap dan tindakan pemberantasan sarang nyamuk, serta penggerakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk khususnya untuk kader pemantauan jentik, serta masyarakat memperhatikan kondisi lingkungan seperti membuka jendela atau ventilasi, hal ini dapat membantu suhu dan kelembaban agar tidak terlalu lembab.
Daftar Bacaan : 8 Buku (1993 – 2011)
Klasifikasi : -
Kata Kunci : Demam berdarah dengue, Studi Kejadian demam berdarah dengue
Tidak tersedia versi lain