Text
Perbedaan pembuatan kompos dengan variasi jenis aktivator terhadap penurunan berat timbulan sampah di TPA mrican Kabupaten Ponorogo tahun 2015
ABSTRAK
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2015
Wachidiya Mei Rustanti
PERBEDAAN PEMBUATAN KOMPOS DENGAN VARIASI JENIS AKTIVATOR TERHADAP PENURUNAN BERAT TIMBULAN SAMPAH DI TPA MRICAN KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2015
(vi + 35 Halaman + 10 Tabel + 5 Lampiran)
TPA Mrican adalah tempat pembuangan akhir sampah yang dimiliki Kabupaten Ponorogo yang menampung semua sampah dari 27 tempat pembuangan sementara. Terdapat tiga zone, dua zone diantaranya sudah penuh dan zone ketiga pun diperkirakan hanya mampu menampung sampah dengan volume 100 m3/hari dalam waktu 2 tahun. Sampah dari pemukiman memiliki jenis yang beragam dimana 75% nya merupakan sampah organik. Pembuatan kompos dapat menanggulangi adanya timbulan sampah yang menggunung, agar proses pengomposan berjalan cepat dan komplit maka ditambahkan aktivator. Tujuan dari penelitian ini untuk mengukur penurunan berat sampah setelah diolah menjadi kompos, menganalisis perbedaan aktivator, dan menentukan jenis aktivator yang efektif dalam pengurangan timbulan sampah.
Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental, pada penelitian ini dilakukan pengukuran berat sampah organik sebelum diberi perlakuan dan pengukuran berat setelah diberi perlakuan (aktivator MOL, EM-4, Kotoran sapi). Dengan demikian dapat diketahui aktivator yang efektif dalam penurunan timbulan sampah. Banyak sampel yang diamati untuk masing-masing aktivator adalah 9 sampel. Sehingga total sampel yang diamati sebanyak 27 sampel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penurunan berat sampah setelah menjadi kompos dengan variasi jenis aktivator. Dimana semua kompos mengalami penurunan berat MOL rata-rata sebesar 25,93, EM-4 rata-rata sebesar 29,26%, dan kotoran sapi rata-rata sebesar 13,70%. Dalam pembuatan kompos yang efektif untuk mengurangi timbulan sampah sebaiknya menambahkan EM-4 sebagai aktivator.
Untuk mengurangi timbulan sampah sebaiknya menambahkan EM-4 sebagai aktivator untuk membuat kompos, dan dalam membuat kompos sebaiknya menggunakan bahan yang lebih banyak, dan bahan kompos sebaiknya setelah dicacah langsung diolah agar proses pengomposan berjalan secara maksimal.
Daftar Bacaan : 18 Buku (1999-2014)
Kata Kunci : Sampah, Kompos, Aktivator
Tidak tersedia versi lain