Text
Studi tentang perilaku petani penyemprot padi dalam aplikasi pestisida di Desa Kartoharjo Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan tahun 2015
ABSTRAK
Kementrian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2015
Intan Susanti
STUDI TENTANG PERILAKU PETANI PENYEMPROT PADI DALAM APLIKASI PESTISIDA DI DESA KARTOHARJO KECAMATAN KARTOHARJO KABUPATEN MAGETAN TAHUN 2015.
(ix + 57 Halaman + 27 Tabel + 13 Lampiran)
Kartoharjo merupakan salah satu desa dan kecamatan di Kabupaten Magetan dengan mata pencaharian penduduk sebagian besar bekerja sebagai petani. Jenis pestisida yang sering digunakan petani di desa Kartoharjo dari hasil pengamatan peneliti adalah insektisida dan fungisida dengan berbagai merek. Saat pengaplikasian pestisida, petani hanya menggunakan masker, menyemprot dengan melawan arah serta mencuci wadah untuk mencampur pestisida di sungai. pada tahun 2012, telah terjadi kasus keracunan pestisida golongan organofosfat dengan gejala pusing, mual, muntah hingga menyebabkan seorang petani di Desa Kartoharjo Dusun Singgahan meninggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku petani penyemprot padi dalam mengaplikasikan pestisida.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu suatu jenis penelitian dengan tujuan utama untuk membuat gambaran suatu keadaan secara objektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua buruh tani di Desa Kartoharjo Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan yang terdiri dari 4 dukuh yaitu Dukuh Singgahan, Krukungan, Karasan dan Dukuh Becok. Besar sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 87 responden dengan menggunakan metode Proporsional Random Sampling yaitu mengambil sampel secara acak per dukuh. Data yang diperoleh selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan analisis tabel secara diskriptif untuk menilai pengetahuan, sikap, tindakan dan perilaku petani dalam aplikasi pestisida.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden mempunyai pengetahuan baik sebanyak 41 responden dengan prosentase 47,1%, sikap baik sebanyak 47 responden dengan prosentase 54,0%, tindakan kurang sebanyak 45 responden dengan prosentase 51,8%, perilaku cukup sebanyak 63 responden dengan prosentase 72,4%.
Untuk itu, perlu adanya penyuluhan tentang tata cara aplikasi pestisida yang aman, baik dan benar khususnya faktor-faktor yang harus diperhatikan sebelum, saat dan setelah melakukan penyemprotan.
Daftar Bacaan : 20 Buku (1973-2015)
Kata Kunci : Pestisida, Petani Penyemprot, Perilaku
Tidak tersedia versi lain