Text
Kandungan nitrogen ,phospos, kalium dan sulfur pupuk cair (POC) dari urin sapi setalah proses aerasi dan fermentasi tahun 2015
ABSTRAK
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2015
Uswatun Hasanah
“KANDUNGAN NITROGEN, PHOSPOR, KALIUM, DAN SULFUR PUPUK ORGANIK CAIR (POC) DARI URIN SAPI SETELAH PROSES AERASI DAN FERMENTASI TAHUN 2015 ”
(viii + 54 halaman + 9 tabel + 6 gambar + 5 lampiran)
Urin sapi merupakan salah satu limbah cair dari peternakan sapi yang selama ini sebagai bahan buangan. Baunya yang khas dari urin sapi dapat mengundang datangnya berbagai hama tanaman dan mengganggu estetika lingkungan. Dengan upaya teknologi tepat guna urin sapi bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC) melalui aerasi dan fermentasi (Wijaya, 2008). Aerasi merupakan proses pengolahan air dengan cara mengontakkan ke udara, dengan proses tersebut bau urin sapi dapat berkurang. Fermentasi merupakan cara untuk mengubah sustrat menjadi produk tertentu yang dikehendaki, dengan menggunakan bantuan mokroba untuk meningkatkan unsur hara pada pupuk. (Menurut Yulianto A.B dkk,2010). Tujuan penelitian ini adalah menganalisa karakteristik urin sapi melalui proses aerasi (2x24jam) dan fermentasi (7 dan 14 hari) dalam pembuatan pupuk organik cair (POC).
Jenis penelitian ini merupakan penelitian Pra Experimen dengan metode analisis deskriptif. Prosedur yang digunakan mendesain alat spray aerator yang menggunakan pompa submersibel dan seperangkat fermentasi, kemudian dikaji peningkatan kandungan unsur hara N, P, K, S sebelum maupun sesudah proses tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kandungan N, P, K, S Pupuk Organik Cair (POC) dari urin sapi sebelum perlakuan yaitu Nitrogen (0,10%), Phospor (0,01%), Kalium (0,43%), Sulfur (0,01%) tetapi setelah perlakuan 7 hari Nitrogen (0,13%), Phospor (0,02%), Kalium (0,42%), Sulfur (0,01%). Pada fermentasi ke 14 hari menunjukkan perubahan menjadi Nitrogen (0,21%), Phospor (0,01%), Kalium (0,85%), Sulfur (0,02%). Urin sapi setelah proses aerasi dan fermentasi dapat digunakan sebagai Pupuk Organik Cair (POC) yang sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No.28/SNI/Permentan/OT.140/2/2009
Untuk meningkatkan kandungan unsur N, P, K, S perlu diteliti lebih lanjut lama proses fermentasi, jenis bakteri pada peningkatan N, P, K S dan tingkat kecocokan tanaman yang digunakan.
Daftar Bacaan : 10 Buku (1992 – 2012)
Klasifikasi : -
Kata Kunci : Urin Sapi, Pupuk Oganik Cair
Tidak tersedia versi lain