Text
Desain aerator dalam menurunkan BOD pada limbah penyamakaan kulit tahun 2014
ABSTRAK
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2014
Rika Efni Primadani
DESAIN AERATOR DALAM MENURUNKAN BOD PADA LIMBAH INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT TAHUN 2014
x + 77 halaman + 15 gambar + 14 tabel + 5 lampiran
Industri Penyamakan kulit sebagai salah satu industri yang proses limbah yang masih sering dipermasalahkan. Parameter Biological Oxygen Demand (BOD) merupakan salah satu identifikasi apakah air telah tercemar, Bila kadar bahan organik dalam air sudah terlalu tinggi dan kadar oksigen terlarut habis, maka akan menimbulkan bau busuk dan warna gelap pada air. Selain itu, apabila kadar protein dalam air tinggi, maka akan dihasilkan hidrogen sulfida (H2S) juga menimbulkan bau yang menyengat dan dapat menghitamkan bangunan-bangunan yang di cat disekitarnya untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian ini dengan tujuan membuat desain alat pengelolaan limbah cair sistem aerasi untuk menurunkan kadar BOD limbah industri kulit. Pada penelitian ini, menggunakan aerator sistem injeksi dan sistem flashmixing.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan bentuk One Group Pretest-Postest dan analisa deskriptif dengan menghitung tingkat efektivitas penurunan kadar BOD. Besar sampel yaitu 10 sampel dengan 1 sampel pretest (sebelum perlakuan) dan 9 sampel postest (setelah perlakuan).
Bentuk bak aerator ini yaitu dengan bentuk balok (panjang 25 cm, lebar 25 cm dan tinggi 35 cm. Mengunakan sistem flashmixing mechanical aerator dan injection aerator. Kandungan BOD sebelum diaerasi adalah 183,9 mg/l. Kandungan BOD setelah aerasi pada Q1 (90mg/l) rata-rata 98,43mg/l., pada Q2 (70mg/l) rata-rata 96,83 mg/l, pada Q3 (50mg/l) rata-rata 94,67 mg/l. Desain Aerator ini dapat menurunkan kadar BOD pada Q1(90ml/det) rata-rata tingkat penurunan 85,37 mg/l (46,48 %), pada Q2 (70ml/det) rata-rata 87,07 mg/l (47,35%), pada Q3 (50ml/det) rata-rata 89,23 mg/l (48,52%). Hasil pemeriksaan parameter fisik limbah cair pada limbah industri kulit sebelum dan setelah perlakuan terjadi perubahan warna dan bau.
Untuk itu disarankan pada penelitian selanjutnya perlu dicoba untuk pengujian jenis air limbah , parameter, debit, td yang berbeda serta sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut tentang modifikasi aerator untuk memperoleh hasil penurunan BOD yang optimal dari berbagai jenis limbah.
Daftar Bacaan : 20 (1983 - 2010)
Klasifikasi : -
Kata Kunci : BOD, injeksi, flashmixing
Tidak tersedia versi lain