Text
Studi tentang peran pemulng dalam pengelolaan sampah di TPA Milangasri Magetan tahun 2014
ABSTRAK
Kementrian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2014
Annisa’ul Husna
“ STUDI TENTANG PERAN SERTA PEMULUNG DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI TPA MILANGASRI MAGETAN TAHUN 2014”
(ix+61 halaman+11 tabel + 1 gambar+ 6 lampiran)
TPA atau Tempat Pengolahan Akhir Sampah di Kabupaten Magetan terletak di Desa Milangasri Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Penggunaan lahan untuk TPA dimulai tahun 1997, dengan luas ± 2,50 ha dan diperluas dengan total luas ± 3,89 ha. Pengelolaan sampah di TPA menggunakan sistim Open Dumping.
Penelitian ini bertujuan unutk mengukur sampah yang dapat dikurangi oleh pemulung dan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, jenis kelamin, usia, jumlah jam kerja, jumlah hari kerja, lama bekerja pemulung dan alat yang digunakan pemulung terhadap pengurangan sampah di TPA Milangasri Kabupaten Magetan . Jenis penelitian ini termasuk diskriptif dengan metode observasional untuk memperoleh gambaran mengenai peran pemulung dalam pengelolaan sampah. Populasi penelitian ini yaitu pemulung yang ada di TPA Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Sampel yaitu total sampling sebanyak 7 orang pemulung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah sampah yang dihasilkan pemulung adalah 556,05 kg/hari (8,59 m³/hari). Jenis sampah yang dihasilkan adalah botol plastik, atom, kaleng, kertas dan kresek. Pemulung laki laki 4 orang mengurangi sampah 4,96m³/hari dan perempuan 3 oarang mengurangi sampah 3,36m³/hari. Pemulung berusia 51-60 tahun berjumlah 2 orang mengurangi sampah 3,64m³/hari. Pemulung yang bekerja selama 3 jam sejumlah 5 orang mengurangi sampah sebesar 6m³/hari. Pemulung bekerja setiap hari. Pemulung yang bekerja selama 7 tahun berjumlah 2 orang mengurangi sampah sebesar 4,11m³/hari. Pemulung menggunakan alat bantu gancu, keranjang bambu dan glangsing. Pemulung berpenghasilan rata rata sebesar Rp.1,429.852,00 per bulan .
Bagi pemulung sebaiknya sampah yang dikumpulkan dilakukan pemilahan dan jika memungkinkan untuk dibersihkan terlebih dahulu sehingga meningkatkan harga jual dari barang tersebut. Pada saat bekerja pemulung sebaiknya menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) yaitu masker dan sarung tangan untuk mencegah terjangkit penyakit.
Daftar bacaan : 10 buku (1991 – 1012)
Klasifikasi :
Kata Kunci : Pengelolaan sampag, pemulung TPA.
Tidak tersedia versi lain