Text
Perbedaan lama penyimpanan terhadap kualitas mikrobiologis dan organoleptik ikan segar
ABSTRAK
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2014
Febriana Pralasia
PERBEDAAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS MIKROBIOLOGIS DAN ORGANOLEPTIK IKAN SEGAR
viii + 55 Halaman + 13 Tabel + 5 lampiran
Ikan merupakan bahan pangan yang mudah mengalami kerusakan biologis oleh mikroorganisme pembusuk, sehingga memerlukan penanganan yang khusus untuk mempertahankan mutunya. Upaya untuk memperpanjang daya tahan simpan ikan segar adalah melalui penyimpanan dalam lemari pendingin atau pembeku, yang mampu menghambat aktivitas mikroba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan lama penyimpanan terhadap kualitas ikan gurame segar ditinjau dari kualitas mikrobiologis dan kualitas organoleptik.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra eksperimen, desain penelitian ini menggunakan Rancangan Postest Only Desain. Populasi ikan gurame segar, teknik pengambilan sampel yaitu Random sampling dan besar sampel adalah 24 ikan gurame segar. Analisis data untuk kualitas organoleptik menggunakan pengolahan data deskriptif dan untuk kualitas mikrobiologis menggunakan pengolahan data analitik one way anova dengan program SPPS.
Berdasarkan hasil penelitian secara kualitas organoleptik ikan segar yang disimpan 0 hari dan 2 hari masih layak dikonsumsi sedangkan yang disimpan selama 4 hari dan 6 hari sudah tidak layak dikonsumsi. Untuk kualitas mikrobiologis ikan segar yang disimpan 0 hari dan 2 hari masih memenuhi syarat sedangkan yang disimpan selama 4 hari dan 6 hari sudah tidak memenuhi syarat. Uji statistik dengan uji one way anova didapat hasil p (0,000) < α (0,05), sehingga H0 ditolak jadi ada beda antara lama penyimpanan dengan jumlah angka kuman. Dan diuji menggunakan LSD untuk 0 hari dengan 2 hari, 4 hari dan 6 hari serta 2 hari dan 6 hari penyimpanan H0nya ditolak jadi ada beda. Sedangkan untuk 2 hari dengan 4 hari dan 4 hari dengan 6 hari penyimpanan H0nya diterima jadi tidak ada beda.
Kesimpulannya adalah ada perbedaan dari lama penyimpanan untuk kualitas organoleptik dan mikrobiologisnya.Bagi masyarakat dapat sebagai informasi agar menyimpan ikan segar tidak lebih dari 2 hari. Bagi peneliti lain bisa dijadikan refrensi untuk penelitian lanjutan tentang jenis mikroba dan tentang perbedaan suhu serta lama penyimpanan.
Daftar Bacaan : 11 Buku + 10 Jurnal ( 1989 - 2013)
Klasifikasi : -
Kata Kunci : Ikan Segar, Kualitas Fisik, Angka Kuman.
Tidak tersedia versi lain