Text
Perbedaan waktu pajanan terhadap kandungan timbal pada makanan jajanan gorengan yang dijual di Alun Laun Kota MAdiun tahun 2014
ABSTRAK
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2014
Evi Damayanti
PERBEDAAN LAMA WAKTU PAJANAN TERHADAP KANDUNGAN TIMBAL PADA MAKANAN JAJANAN GORENGAN YANG DIJUAL DI ALUN-ALUN KOTA MADIUN TAHUN 2014
viii + 55 Halaman + 6 Tabel + 6 Lampiran
Salah satu polutan yang dihasilkan kendaraan bermotor yaitu timbal (Pb). Timbal (Pb) adalah bahan yang dapat meracuni lingkungan dan mempunyai dampak pada seluruh system di dalam tubuh. Timbal (Pb) dapat masuk ke tubuh melalui inhalasi, makanan jajanan yang dijual di pinggir jalan dalam keadaan terbuka. Hal ini akan lebih berbahaya lagi apabila makanan tersebut dipajankan dalam waktu yang lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan timbal (Pb) pada makanan jajanan gorengan berdasarkan lama waktu pajanan yang dijual di Alun-alun Kota Madiun Tahun 2014.
Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen desain penelitian yang digunakan Postest Only Design. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengambilan sampel, dokumentasi dan pemeriksaan. Populasi dalam penelitian ini adalah penjual gorengan tempe yang ada dipinggir jalan Alun-alun kota Madiun. Sampel yang digunakan adalah tempe goreng dengan melakukan 3 kali replikasi serta 3 kali perlakuan dalam setiap waktu pajanan dan besar sampel 9 sampel. Pengambilan sampel adalah random sampling Analisis menggunakan Deskriptif.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu seluruh sampel mengandung logam berat timbal (Pb). Rata-rata kadar timbal (Pb) sebelum terpajan yaitu sebesar < 0,01 mg/l, setelah terpajan 1 jam yaitu sebesar 0,021 mg/l dan setelah terpajan 2 jam sebesar 0,033 mg/l. Kandungan timbal (Pb) yang diperiksa masih berada dibawah persyaratan Nilai Ambang Batas yang ditetapkan oleh Dirjen POM Nomor HK.00.06.1.52.4011 tentang batas maksimum cemaran logam timbal dalam makanan. Dari hasil uji statistik one way anova diperoleh hasil nilai (p) > α sehingga H0 diterima berarti tidak adanya perbedaan yang bermakna antara lama waktu pajanan 0 jam, lama waktu pajanan 1 jam, lama waktu pajanan 2 jam terhadap kandungan timbal.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan kandungan timbal yang bermakna pada makanan jajanan gorengan tempe dengan lama waktu pajanan 0 jam, 1 jam, 2 jam walau ada peningkatan berdasarkan lama waktu pajanan. Untuk itu pedagang, sebaiknya menggunakan kain penutup/ stelling untuk mengurangi kontaminasi logam berat timbal (Pb) serta bagi peneliti selanjutnya perlu dilakukan penelitian mengenai kandungan udara timbal di Alun-alun kota Madiun.
Daftar Bacaan : 10 buku + 5 jurnal (1994 – 2012)
Klasifikasi : -
Tidak tersedia versi lain