Text
Efektifitas ketebalan karbon aktif tempurung kelapa sebagai media filtrasi untuk menurunkan kesadahan air sumur
ABSTRAK
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi DIII Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2014
Amadea Listantinie Putri
EFEKTIFITAS KETEBALAN KARBON AKTIF TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI MEDIA FILTRASI UNTUK MENURUNKAN KESADAHAN AIR SUMUR GALI
(viii + 60 Halaman + 9 Tabel + 8 Gambar + 6 Lampiran)
Salah satu persyaratan kimia yang dapat merugikan dan membahayakan kesehatan manusia adalah kesadahan. Untuk mengurangi kesadahan pada air dapat digunakan suatu cara atau metode pengolahannya yaitu dengan filtrasi (penyaringan). Adapun media yang digunakan dalam filtrasi antara lain pasir, kerikil, ijuk, dan karbon aktif tempurung kelapa. Karbon aktif tempurung kelapa dipilih karena memiliki kemampuan dalam proses adsorbsi sifat kimia dalam air, khususnya kesadahan.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pra-eksperiment dengan uji coba dalam skala kecil untuk mengetahui efektifitas ketebalan karbon aktif tempurung kelapa 40 cm, 50 cm dan 60 cm sebagai media filtrasi dalam menurunkan kesadahan air sumur gali. Seluruh bahan media filtrasi diletakkan di kotak berbahan dasar kaca berjumlah tiga buah. Air sumur gali diletakkan pada sebuah tandon air berbahan dasar fiber dengan kapasitas 150 liter yang diberi 3 buah valve di bagian bawah tandon. Air sumur gali yang berada di dalam tandon dialirkan ke alat filtrasi melalui selang air dengan proses upflow dengan cara membuka 3 buah valve pada bagian bawah tandon secara bersamaan, dengan demikian debit air yang dialirkan sama besar yakni 0,57 liter per menit.
Tingkat kesadahan pada air sumur gali dapat diturunkan dengan menggunakan karbon aktif tempurung kelapa sebagai media filtrasi yang bermanfaat dalam proses adsorbsi. Faktor lain yang dapat mempengaruhi penurunan tingkat kesadahan adalah debit, waktu tinggal, ketebalan karbon aktif dan luas permukaan karbon aktif. Untuk ketebalan arang aktif tempurung kelapa 40 cm dapat menurunkan tingkat kesadahan hingga 30,87 %, untuk ketebalan arang aktif tempurung kelapa 50 cm dapat menurunkan tingkat kesadahan hingga 55,35% sedangkan karbon aktif dengan ketebalan yang efektif adalah 60 cm yaitu dapat menurunkan tingkat kesadahan hingga 73,19 %. Karena semakin tebal karbon aktif yang digunakan, semakin lama waktu yang diperlukan air kontak dengan karbon aktif sehingga proses adsorbsi yang terjadi lama sehingga penurunan kesadahan yang terjadi juga semakin besar.
Daftar bacaan : 15 Buku (1973 – 2012)
Klasifikasi : -
Kata kunci : Kesadahan, Filtrasi, Karbon Aktif
Tidak tersedia versi lain